Jumat 04 November 2022, 19:41 WIB

Kasus Subvarian Omikron XBB dan XBB.1 di RI sudah 12 Orang

M Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Kasus Subvarian Omikron XBB dan XBB.1 di RI sudah 12 Orang

DOK.MI
Ilustrasi virus korona

 

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) melaporkan total kasus COVID-19 subvarian baru Omicron XBB dan XBB.1 di Indonesia sebanyak 12 orang.
 
"Dari 12 kasus ini, dua dari perjalanan luar negeri yaitu dari Singapura, dan 10 kasus transmisi lokal," ujar Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat (4/11).
 
Meski subvarian baru itu cepat menular, ia mengatakan tidak terjadi peningkatan keparahan maupun kematian, tidak lebih parah dari infeksi
varian-varian covid-19 sebelumnya.
 
"Karakteristik varian XBB itu tingkat keparahannya tidak seberat dari varian sebelumnya. Angka kematian maupun hospitality tidak tinggi," tuturnya.
 
Kendati demikian, Syahril mengingatkan masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan sebagai bagian dari upaya pencegahan.
 
"Protokol kesehatan menjadi syarat, jangan kendor karena ini menjadi bagian dalam perlindungan, pencegahan, dan pengendalian covid-19," katanya.


Baca juga: Perkembangan Kasus Gangguan Ginjal Akut, 323 Kasus dengan 190 Meninggal

 
Hingga saat ini, ia mengemukakan subvarian Omikron XBB telah teridentifikasi di 28 negara.
 
"Ada 28 negara mengalami kenaikan dan melaporkan ada kasus XBB, kenaikan dikaitkan dengan XBB," katanya.
 
Dalam kesempatan itu, Syahril juga menyampaikan bahwa kasus covid-19 dalam sepekan terakhir cenderung mengalami peningkatan hingga mencapai 78%, dengan tingkat positivity rate atau proporsi orang positif dari keseluruhan orang yang dites mengalami kenaikan menjadi 15,98%.
 
"Positivity rate berkaitan dengan jumlah testing kita yang tidak terlalu tinggi, harapannya ke depan jumlah testing meningkat seiring dengan adanya varian baru," katanya.
 
Per 3 November 2022, lanjut dia, terdapat 30 provinsi yang mengalami peningkatan kasus dalam satu pekan terakhir.
 
"Ini menjadi catatan bagi kita semua bahwa pandemi masih ada di sekitar kita," tuturnya. (Ant/OL-16)
 
 

Baca Juga

Antara/Fakhri

Besok, Migrasi Siaran Analog ke Digital Tahap II Diberlakukan di 4 Provinsi

👤Naufal Zuhdi 🕔Kamis 01 Desember 2022, 23:55 WIB
ANALOG Switch Off (ASO) tahap II akan dilakukan pada 2 Desember 2022 dimulai pukul 24.00 oleh penyelenggara Multipleksing (MUX). Empat...
MUI

MUI : Dana Talangan Haji Hukumnya Mubah dengan Syarat

👤Dinda Shabrina 🕔Kamis 01 Desember 2022, 23:45 WIB
MUZAKARAH Perhajian Indonesia Tahun 2022 melarang penggunaan dana talangan haji karena mengakibatkan antrean haji semakin panjang....
MI/Ramdani

Temui Produk Berbahaya dan Mencurigakan di Tokopedia? Laporkan!

👤Naufal Zuhdi 🕔Kamis 01 Desember 2022, 23:40 WIB
 Tokopedia memiliki fitur Laporkan jika masyarakat menemui produk berbahaya atau penjual yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya