Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) mengungkapkan bahwa cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) yang terdapat dalam obat sirop diduga berasal dari empat bahan pelarut tambahan.
Keempat bahan tersebut yakni propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin atau gliserol.
"Keempat bahan ini bukan merupakan bahan berbahaya atau dilarang digunakan dalam pembuatan sirop obat. Tapi boleh digunakan sebagai pelarut di dalam pembuatan obat," ujar Kepada Badan POM Penny K Lukito dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (23/10).
Menurutnya, sesuai standar yang ditetapkan ambang batas atau tolerable daily intake untuk EG dan DEG sebesar 0,5 per mg per kg berat badan per hari. Hal itu sering ditemukan dalam berbagai produk obat dengan batas toleransi tersebut.
"Jadi sebagaimana juga toksisitas di sekitar kita bisa dimungkinkan ada kontaminan ini di dalam produk, tapi ada batas yang ditolerir. Selama ini ada di batas minimal, bisa ditolerir oleh badan kita, maka dianggap aman. Tentunya sesuai cara penggunaan obat, dosis, dan lamanya penggunaan obat tersebut," jelasnya.
Baca juga: Pakar: Perlu Penelitian Lebih Lanjut terkait EG dan DEG dalam Sirop
Penny menyebut bahwa telah mengambil sampel 39 bets dari 26 sirup obat untuk pengujian. Kriterianya didasarkan pada risiko dari sekian banyak produk obat dengan melakukan prioritas dari semua jumlah obat yang ada.
"Badan POM berusaha mendapatkan informasi daftar obat yang dikonsumsi pasien gagal ginjal akut, baik di RS dan di rumah," imbuhnya.
Selain itu, Badan POM juga mencari obat yang diproduksi dengan empat bahan pelarut tambahan tersebut dalam volume besar. Kemudian, obat diproduksi oleh produsen yang punya rekam jejak kepatuhan tidak baik dalam aspek mutu.
Begitu pula dengan obat yang diperoleh dari rantai pasok yang berasal dari sumber berisiko terkait mutu. "Rantai pasok ilegal atau tercermar jadi berdasarkan data yang kami miliki, kami bisa memilih yang diprioritasakan untuk disampling," tambah Penny.
Penny menegaskan tindak lanjut dengan produk yang ditemukan EG dan DEG yang melewati ambang batas aman akan diberikan sanksi tegas.
"Kami akan memberikan sanksi administrasi berupa peringatan keras, penghentian sementara kegiatan obat dan bahan obat, pembekuan sementara sertifikat cara pembuatan obat yang baik atau pencabutan sertifikat CPOB, dan penghentian sementara kegiatan iklan serta pembekuan izin edar atau atau pencabutan izin edar dengan melihat kasusnya satu per satu," tandasnya. (OL-16)
BPOM mencatat, suplemen ilegal dapat berasal dari pabrik-pabrik tersembunyi yang beroperasi di tengah permukiman padat dengan kondisi yang jauh dari standar Cara Pembuatan yang Baik (CPB).
TPID bersama Satgas Pangan bertugas menjamin kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok penting, sambil aktif mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan penimbunan
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan dan keberhasilan Kosmesia dalam mendampingi UMKM kosmetik melalui Proaktif yang digagas BPOM.
Kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem distribusi produk yang aman, transparan, dan terpercaya.
BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 di Aula Bhinneka Tunggal Ika (BTI) BPOM, Jakarta, Selasa (28/10
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Taruna Ikrar menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemandirian farmasi nasional melalui pengembangan obat bahan alam.
Para siswa juga diperkenalkan profil kampus USK, FMIPA, dan Departemen Farmasi sebagai upaya menumbuhkan minat generasi muda terhadap farmasi dan profesi apoteker.
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) mengadakan seminar “Peran Strategis GPFI dalam Menegaskan Prinsip 4K untuk Menunjang Kesehatan Nasional”
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Taruna Ikrar menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemandirian farmasi nasional melalui pengembangan obat bahan alam.
Probiotec, merampungkan konsolidasi empat pabrik menjadi satu fasilitas berskala besar di Kemps Creek, New South Wales.
PT Holi Pharma kembali menunjukkan komitmen dalam mendukung dunia pendidikan dengan membuka akses mahasiswa untuk mengenal lebih dekat industri farmasi Indonesia.
TENAGA apoteker yang kompeten dan tersebar merata di Indonesia masih menjadi kebutuhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved