Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Ostheoporosis hampir terjadi kepada seluruh orang di dunia, tentunya di Indonesia. Dari data terakhir tahun 2020, 19,7% dari populasi di Indonesia 1 dari 3 orang pasti akan terjadi ostheoporosis.
Pada webinar memperingati Hari Ostheporosis sedunia, dokter spesialis bedah ortopedi dan konsultan onkologi, dr. Yogi Prabowo, Sp.OT(K)Onk menjelaskan bahwa ostheoporosis sudah menjadi masalah di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia.
"Seiring dengan meningkatnya usia harapan hidup masyarakat dan juga banyaknya penyakit yang timbul dan banyaknya pola hidup masyarakat, apalagi kita baru saja melewati pandemi covid. Aktivitas fisik yang dilakukan semakin berkurang, ini menjadi penambah dampak dari ostheoporosis," jelasnya pada Kamis (20/10).
Banyak faktor yang menyebabkan tulang menjadi keropos, selain faktor internal yang ada pada tubuh manusia juga ada faktor ekstrenalnya.
"Faktor internal misalnya karena usia bertambah dan terjadi perubahan di dalam tubuh sehingga kepadatan tulang berkurang. Dengan perubahan yang terjadi ini akan menyebabkan keseimbangan terganggu dan membuat pengeroposan dan penyerapan lebih besar ketimbang pembentukan, kalau lama dibiarkan akan menyebabkan ostheoporosis. Terkait dengan pola makan dan aktivitas fisik adalah faktor eksternal yang menyebabkan ostheoporosis," tegas Yogi.
Tulang merupakan satu organ yang perlu disayangi, karena tulang merupakan penopang tubuh manusia. "Perlu disayangi bagaimana tulang kita menjadi awet, walaupun usia kita sudah semakin bertambah, tapi kita tetap bisa beraktivitas seoptimal mungkin sesuai dengan usia kita," ujar dia. (OL-12)
Berdasarkan data Kemenkes, grafik kasus campak sempat melonjak tajam pada pekan pertama Januari 2026 dengan total 2.220 kasus.
Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan atau gaya hidup. Ini penyakit kronis yang risikonya besar terhadap kesehatan.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
GURU Besar Ilmu Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi-Hepatologi FKUI-RSCM, Prof Ari Fahrial Syam mengungkapkan terdapat beberapa penyakit yang sering muncul setelah lebaran.
DI balik suasana penuh kebahagiaan Hari Raya Idul Fitri, penderita penyakit autoimun perlu memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan
Obesitas sangat memengaruhi keseimbangan hormon, terutama pada perempuan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved