Rabu 19 Oktober 2022, 21:04 WIB

Dua Jenis Pangan Hewani Wajib Dimakan untuk Atasi Stunting

Mediaindonesia.com | Humaniora
Dua Jenis Pangan Hewani Wajib Dimakan untuk Atasi Stunting

DOK Pemkot Denpasar.
Suasana Lomba Balita Sehat yang digelar Desa Dauh Puri Klod, Denpasar, dalam upaya menekan angka stunting.

 

GURU Besar Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Ali Khomsan mengimbau bahwa dalam satu hari harus ada dua jenis pangan hewani pada menu makan untuk memperbaiki kondisi stunting. 

"Terserah mau telur sama ikan boleh, telur sama daging, telur sama ayam silakan. Namun untuk mengejar pertumbuhan anak stunting, kami menganjurkan paling tidak dalam menu ada jenis pangan hewani," ujar Prof. Ali saat berbincang usai peluncuran Dapur Sehat Atasi Stunting di Karawang, Jawa Barat, Rabu (19/10).

Lebih lanjut, Prof Ali mengatakan anak-anak yang mengalami stunting rata-rata kekurangan protein. Oleh karena itu perkembangan tubuhnya berhenti. Salah satu yang dapat terlihat ialah tidak bertambah tinggi. Selain pemberian dua jenis pangan hewani, melengkapi dengan nasi, sayur, dan lauk lain juga tetap dianjurkan.

Menurut Prof. Ali, pemberian dua jenis pangan hewani ini setidaknya dilakukan selama enam bulan untuk memperbaiki stunting. Ia juga menyoroti seputar masalah pangan lokal yang disebut dapat memperbaiki kondisi stunting. 

Menurutnya, pemilihan komposisi makanan yaitu yang paling penting, termasuk menyertakan dua jenis pangan hewani.
"Itu harus diluruskan karena jangan sampai ini seolah-olah menjadi magic untuk bisa mengatasi stunting dan sebagainya," kata Prof. Ali. "Karena stunting itu sebenarnya bagaimana asupan makanan yang beragam, bergizi seimbang, dan cukup jumlahnya mengandung kandungan protein hewani."

Sementara itu, kondisi stunting masih dapat diperbaiki hingga anak berusia 18 tahun. Akan tetapi, semakin dini usia perbaikan, hasilnya akan semakin bagus bagi perkembangan sumber daya manusia. "Namun karena kita concern terhadap mutu kualitas sumber daya manusia dengan perkembangan kognitif, perbaikan itu harus dilakukan di bawah 2 tahun sangat ideal, di bawah 5 tahun itu masih bisa." (Ant/OL-14)

Baca Juga

Freepik.com

Self Love Bermanfaat Tingkatkan Produktivitas

👤Putra Ananda 🕔Jumat 03 Februari 2023, 23:16 WIB
"Saat kita punya self love saya percaya justru prestasi kita akan naik untuk mencapai goal atau tujuan hidup dengan seimbang,"...
Dok. Kalbe Farma

Kalbe, Budi Luhur, dan ITL Trisakti Gelar Edukasi Pengolahan Sampah

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 23:05 WIB
"Greget Plastik Season 2 mencerminkan kolaborasi yang baik antara dunia pendidikan dan industri. Kolaborasi ini sangat bermanfaat,...
DOK MI

99% Masyarakat Indonesia Sudah Mempunyai Antibodi Covid

👤Dinda Shabrina 🕔Jumat 03 Februari 2023, 22:01 WIB
HASIL survei serologi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Januari 2023, antibodi masyarakat Indonesia terhadap virus sars-Cov2 sudah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya