Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGKIT listrik ada bermacam-macam jenisnya. Pembangkit listrik sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan energi dan merupakan hal penting dalam upaya untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan.
Mungkin beberapa di antara Anda sudah mengetahuinya atau bahkan belum memahaminya sama sekali.
Pembangkit listrik adalah sekumpulan peralatan dan mesin yang digunakan untuk membangkitkan energi listrik melalui proses transformasi energi dari berbagai sumber energi.
Baca juga: Kincir Angin dan Panel Surya Buka Asa Daerah Terpencil
Sebagian besar jenis pembangkit listrik menghasilkan tegangan listrik arus bolak-balik 3-fasa. Selain itu, sebagian besar pembangkitan listrik menggunakan generator sinkron yang didukung oleh penggerak mula yang memperoleh energi dari bahan bakar atau sumber daya alam.
1. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)
Pembangkit listrik dari tenaga matahari atau surya menjadi salah satu pembangkit listrik terbarukan yang ada di Indonesia. Karena kekuatan matahari bisa didapatkan secara cuma-cuma, PLTS di Indonesia cukup banyak. PLTS yang ada di Indonesia adalah PLTS Purwakarta di Jawa Barat, di Pulau Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara hingga Maluku.
2. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)
Panas bumi atau Geotermal yang tersimpan dalam Bumi juga bisa dimanfaatkan dan diubah menjadi listrik. PLTP di Indonesia terdapat di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Sukabumi, Garut dan Pengalengan di Jawa Barat.
3. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)
Pembangkit Listrik Tenaga Uap merupakan pembangkit listrik dari bahan tidak terbarukan. PLTU dihasilkan dari batubara. PLTU di Indonesia ada di Kalimantan Timur, Sumatra Utara, Jawa Tengah, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Batam, Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Jakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimatan Timur dan PLTU di beberapa provinsi lainnya.
4. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)
Air menjadi salah satu kebutuhan penting manusia. Tidak hanya bisa diminum atau untuk keperluan sehari-hari, keberadaan air juga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.
PLTA di Indonesia juga cukup banyak. PLTA ada di Aceh, Sumatea Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Riau, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.
5. Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG)
PLTG di Indonesia cukup banyak. PLTG di Indonesia tersebar di beberapa provinsi seperti Jawa barat, Jawa Timur, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Sumatra Selatan.
6. Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB)
Listrik yang dimanfaatkan masyarakat Indonesia juga dihasilkan dari angin lho. Berkat teknologi, kekuatan dari angin ini bisa diubah dan menghasilkan listrik. Indonesia memiliki dua PLTB yakni berada di PLTB Sidrap di Kabupaten Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan dan PLTB Tolo di Kabupaten Jeneponto. (OL-1)
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjalin kerja sama strategis dengan PT Borneo Indobara (BIB) melalui penandatanganan perjanjian jual beli REC.
Penunjukan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai anggota Dewan Energi Nasional memberikan kepastian arah kebijakan ketahanan energi bagi sektor industri.
Upaya efisiensi operasional di sektor pelayaran mulai menghasilkan dampak nyata bagi kinerja lingkungan.
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMSGI, terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan pertambangannya.
Kolaborasi dengan UNIDO akan melahirkan model baru kawasan industri berkelanjutan yang aman, sehat, hijau, inklusif, serta dapat direplikasi dan dipromosikan secara global.
RENCANA Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 menargetkan total penambahan pembangkit listrik selama 1 dekade ke depan sebesar 69,5 gigawatt (GW).
Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjalin kerja sama strategis dengan PT Borneo Indobara (BIB) melalui penandatanganan perjanjian jual beli REC.
Transformasi digital di tubuh PT PLN menemukan bentuk paling konkret melalui PLN Mobile.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Pemenuhan kebutuhan listrik merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan kebutuhan dasar bagi warga di wilayah terluar Jakarta.
PLN menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved