Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka menunjang fasilitas sanitasi masyarakat serta menyukseskan festival tahunan Wolobobo di Desa Adat Wogo, Kabupaten Ngada, NTT, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) gerak cepat realisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Penataan dan Pengelolaan Kawasan Desa Wisata Adat Wogo sekitar lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko FTP-2 (2x10 MW), Jumat (18/7).
Program bantuan yang tercetus melalui diskusi bersama perangkat desa dan masyarakat setempat ini berfokus pada penyediaan ruang informasi dan literasi budaya, 2 fasilitas MCK, dan 2 lapak di Desa Wisata Adat Wogo.
"Pelaksanaannya memang lebih cepat, karena kebetulan akan ada pelaksanaan festival Wolobobo. Dan memang, dari hasil pantauan kita ada beberapa masalah yang kita hadapi, mulai dari kantor yang kurang memadai sampai fasilitas MCK," ucap Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wogo, Yohanes Baghi.
Yohanes menjelaskan, komunikasi intens dengan pihak PLN telah dilakukan beberapa hari belakangan, sebab banyak fasilitas krusial yang selama ini diperlukan dalam proses peningkatan dan pengembangan pariwisata desa.
"Kita bersyukur karena ada pihak yang bisa membantu kita dalam banyak keterbatasan yang kita alami, khususnya di kampung ini, kita memang sudah berharap banyak pariwisata kita bisa lebih maju, lebih baik, dan jalannya lewat PLN yang hari ini merealisasikan permintaan kita," kata Yohanes.
Sementara itu, Sekretaris Desa Wogo, Lidwina Falentina Uta, mewakili pemerintah desa serta masyarakat Desa Wogo, mengucapkan terima kasih kepada PLN karena telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam banyak hal untuk kemajuan Desa Wogo.
Ia juga berharap, koordinasi dengan pihak PLN dapat terus berjalan, baik dalam waktu pengerjaan program maupun pelaporan, sehingga Desa Wogo dapat berproses dengan baik.
"Desa Wogo sudah banyak menerima bantuan dari PLN. Ini ungkapan terima kasih kami yang kesekian kalinya. Yang pertama (bantuan) gazebo, sekarang sanitasi, yang akan dilakukan teman-teman Pokdarwis sesuai dengan anggaran yang sudah kami ajukan kepada PLN," kata Lidwina.
Di tempat lain, General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Yasir, menegaskan bahwa PLN merasa terhormat dapat berkontribusi, bukan hanya dalam hal ketersediaan fasilitas desa, tapi juga kesukseskan acara kebudayaan masyarakat Desa Wogo.
PLN, kata GM Yasir, sudah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat adat Desa Wogo, yang dalam hal ini, berada di sekitar kawasan PLTP Mataloko FTP-2 (2x10 MW).
"Kehadiran PLN tak berhenti pada penyediaan listrik untuk masyarakat, PLN juga turut berkontribusi dalam ketersediaan fasilitas publik yang memadai serta menjunjung tinggi tradisi dan kebudayaan adat desa setempat," kata GM Yasir. (PT/E-4)
PLN telah menyediakan 4.769 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di 3.078 titik di seluruh Indonesia.
Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, PLN memastikan kesiapan pasokan listrik di berbagai objek vital.
Hingga saat ini, PLN bersama mitra telah mengoperasikan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia.
PLN EPI memastikan pasokan energi primer untuk pembangkit listrik nasional dalam kondisi aman selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Pesan tersebut disampaikan Darmawan saat memberikan motivasi kepada mahasiswa Ikatan Kerja Institut Teknologi PLN (ITPLN) di Kampus ITPLN, Jakarta.
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero memastikan kesiapan sistem kelistrikan di Bali menjelang dua momen besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.
GUBERNUR Bali Wayan Koster akan mengalokasikan dana bantuan bagi Pecalang di seluruh desa adat di Bali. Bantuan tersebut per desa sebanyak Rp 50 juta untuk bantuan bagi Pecalang.
Larangan ini diberlakukan sebagai ketentuan adat yang wajib dipatuhi oleh pemilik kos di wilayah Desa Adat Selat.
Keterlibatan desa adat di Gianyar sangat penting karena maraknya kasus penyalahgunaan izin tinggal dan overstay oleh warga negara asing (WNA) di wilayah Bali.
Koster menyebut ormas-ormas yang belum terdaftar atau tidak mematuhi aturan perundangan tidak diakui dan dilarang beroperasi di wilayah Bali.
Dengan peningkatan kualitas pengelolaan LPD secara menyeluruh diharapkan dapat mendukung penguatan LPD dan mendukung kemajuan Desa Adat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved