Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Gerakan Makan Tanpa Sisa, yang diharap bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi sampah, menargetkan 14 ton sampah makanan dikelola menjadi kompos.
Gerakan ini merupakan kolaborasi antara Waste4Change dan PT Bank DBS Indonesia yang berlangsung di Perumahan Vida Bekasi di mana penghuninya menghasilkan 47,5 ton timbunan sampah organik, berdasarkan data Juli 2022.
Jika tidak dikelola dengan optimal, timbunan sampah ini dapat menimbulkan efek negatif bagi lingkungan, kata Head of Group Strategic Marketing & Communications Bank DBS Indonesia, Mona Monika, dalam siaran resmi, Senin (26/9).
Berdasarkan laporan kajian Food Loss and Waste (FLW) atau sisa dan sampah makanan di Indonesia oleh BAPPENAS RI dan Waste4Change pada 2021, pada rentang 2000-2019 FLW di Indonesia mendominasi sekitar 44 persen sampah nasional, setara 23-48 juta ton sampah per tahun.
Tahun ini, Bank DBS Indonesia menargetkan menyelamatkan sampah makanan sebesar 26 Ton melalui berbagai kegiatan diantaranya kerjasama dengan Waste4Change sebagai salah satu Wirausaha Sosial yang dinaungi DBS Foundation.
Gerakan Makan Tanpa Sisa akan berjalan selama tiga bulan lewat kegiatan yang dibuka dengan kompetisi memasak dan lokakarya edukasi mengompos, tantangan mengompos sampah sisa makanan di rumah agar warga terbiasa mengompos serta edukasi seputar sampah organik dan cara mengelolanya. Lewat program ini, diharapkan sekitar 90 warga Vida, khususnya Bank Sampah Vida dapat konsisten menerapkan kegiatan mengompos dalam keseharian.
“Indonesia di tahun 2021 ditetapkan sebagai kontributor sampah makanan terbesar di dunia dan terbukti bahwa salah satu akar masalah persampahan di Indonesia adalah food waste yang setiap tahun jumlahnya hampir selalu mendominasi total sampah nasional," kata Head of Strategic Services Waste4Change Adhitya Prayoga.
"Program #MakanTanpaSisa ini diharapkan pesannya dapat tersampaikan ke masyarakat luas, bahwa sampah organik seperti sisa makanan dan dapur, harus semaksimal mungkin dikelola sejak dari hulu." (Ant/OL-12)
Masaaki Okamoto menyebut pertumbuhan ekonomi, digitalisasi, serta urbanisasi yang pesat menjadi faktor utama meningkatnya produksi dan maraknya konsumsi plastik di dunia.
Salah satu lokasi tepat sasaran untuk kegiatan korve atau kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan yang dipilih yakni ruang terbuka hijau di sekitar areal eks MTQ.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Siswa MAN Insan Cendekia (IC) Pekalongan meluncurkan program inovatif pengolahan sampah makanan bertajuk KomProMi (Komposting Projek Mizan).
KODAM IX/Udayana menggelar Karya Bakti Terpadu pembersihan sampah laut bertema Aksi Bersama TNI-Polri, Pemda, dan Masyarakat di Pantai Kedonganan dan Pantai Kuta.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
Setiap kemasan plastik yang dipilah oleh warga dapat disetorkan ke bank sampah terdekat lalu dikonversi menjadi poin yang setara dengan tabungan emas di rekening tabungan emas Pegadaian.
PESISIR Kota Cirebon kembali dipenuhi tumpukan sampah. Kesadaran bersama diminta untuk bisa mengatasi permasalahan sampah. Tumpukan sampah terlihat di sepanjang pesisir pantai.
Kabupaten Banyumas dianggap telah berhasil mengelola sampah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan akhir.
Setiap hari, Jakarta memproduksi sekitar 8.300 ton sampah yang harus dikelola secara berkelanjutan.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved