Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
MENUTUP rangkaian acara Beasiswa Cakrawala yang digagas oleh The Indonesian International Education Foundation (IIEF), sebanyak 78 penerima beasiswa serta orang tua berkumpul dalam perayaan Closing Ceremony di Century Park Hotel Senayan.
Beasiswa yang diluncurkan pada 17 Agustus 2021 telah memasuki tahap akhir dimana program dinyatakan selesai.
Selama satu tahun program Beasiswa Cakrawala, para penerima beasiswa telah memperoleh benefit tidak hanya bantuan dana pendidikan, namun sesi mentorship dan keterlibatan dalam community service.
Diana Kartika Jahja, Direktur IIEF, mengungkapkan,“Hari ini (Minggu/25/9) kita berkumpul untuk mengekspresikan kebanggaan bersama orang tua para penerima beasiswa atas inisiatif yang telah membantu 78 anak-anak ini”.
Diana berpesan kepada seluruh penerima Beasiswa Cakrawala untuk tidak lupa untuk berbagi karena tidak mungkin kita bisa meraih apa yang sudah kita dapatkan saat ini sendirian.
Baca juga: Rumah Amal USK Salurkan Rp1,3 Miliar Beasiswa kepada 520 Mahasiswa
“Sekecil apapun jangan lupa untuk berbagi,” ungkap Diana. dalam keterangan pers, Senin (26/9).
Dalam sesi talkshow, Prof. Dr. Arief Rachman tokoh pendidikan dan Duta UNESCO untuk Indonesia turut berpesan bahwa pendidikan yang sukses adalah pendidikan yang mampu mengantarkan peserta didiknya menjadi bertakwa, berkepribadian matang, berilmu, mempunyai rasa kebangsaan dan berwawasan global.
Arief pun menambahkan,“Beasiswa adalah salah satu bentuk alat untuk membentuk karakter penerimanya, melalui beasiswa silaturahmi terjalnin (networking) dan kecerdasar pikiran terasah”.
Institusi pendidikan tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah dinamika dunia yang bergerak cepat.
Universitas Pembangunan Jaya menggelar seminar internasional membahas peran AI dalam transformasi pendidikan tinggi bersama akademisi Indonesia, Malaysia, dan Taiwan.
SELAMA puluhan tahun, Indonesia terjebak dalam delusi bahwa mutu pendidikan bisa ditingkatkan hanya dengan menyuntikkan dana ke sekolah atau mengganti label kurikulum
Sekretaris Kabinet menjelaskan bahwa anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sesuai amanat konstitusi.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengurangi anggaran pembangunan infrastruktur pendidikan dalam APBN.
Interaksi lintas budaya serta kesempatan membangun global networking diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus memperkuat kesiapan mereka dalam memulai karier profesional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved