Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
KEMENTERIAN Kesehatan bersama Satgas Cacar Monyet melaporkan, hingga Senin (19/9), telah tercatat 62.406 kasus terkonfirmasi cacar monyet di 104 negara.
Negara tetangga di Indonesia juga mencatat beberapa kasus yang lebih tinggi dibanding Indonesia yang hingga kini masih mencatat 1 kasus terkonfirmasi pada 19 Agustus 2022, seorang pria berusia 27 tahun yang memiliki riwayat bepergian ke luar negeri. Sementara Australia dengan 132 kasus, Singapura dengan 19 kasus, Thailand 8 kasus, dan Filipina 4 kasus.
Ketua Satgas Cacar Monyet IDI dr. Hanny Nilasari mengungkapkan cacar monyet kini dikategorikan sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) oleh WHO sejak 23 Juli 2022.
Baca juga: Belum Ada Rekomendasi Obat Herbal Sembuhkan Cacar Monyet
dr. Hanny juga mengungkapkan sebagian kasus masih disebabkan oleh virus Monkeypox Clade II.
“Monkeypox Clade II memiliki manifestasi klinis yang lebih ringan, mortalitas yang lebih rendah, dan transmisi antara manusia yang lebih rendah dibanding dengan monkeypox Clade I yang sebelumnya terdapat di Afrika," ujar dr. Hanny dalam webinar, Rabu (21/9).
Dalam laporannya, Hanny juga mengungkapkan bahwa 90% kasus cacar monyet yang terkonfirmasi berasal dari kelompok homoseksual dan biseksual.(OL-5)
Ketua Umum PB IDI Slamet Budiarto meminta rumah sakit (RS) agar selalu melindungi tenaga kesehatannya. Itu ia sampaikan terkait kekerasan yang dialami dokter di RSUD Sekayu, Sumatra Selatan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
IDI tidak pernah mengeluarkan rilis atau pernyataan resmi tentang daftar minuman penyebab kanker.
Salah satu tantangan terbesar dalam kesehatan masyarakat saat ini adalah daya tarik produk tembakau, nikotin, dan turunannya seperti rokok dan vape, terutama bagi anak muda.
KETUA Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Slamet Budiarto menilai komunikasi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin harus segera diperbaiki.
KETUA Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Slamet Budiarto mengatakan, melatih dokter umum untuk melakukan operasi caesar pada ibu hamil bisa menjadi opsi terakhir.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved