Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia mengatakan, puncak bonus demografi Indonesia 2030, menjadi modal untuk pengimplementasian program Bela Negara.
Menurut dia, Indonesia sebagai bangsa yang besar, saat ini berada dalam sejarah tujuh abad yang terus berulang, menyusul kejayaan Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 dan Kerajaan Majapahit pada abad ke-14.
Milenium ketiga atau abad ke-21 saat ini, lanjut Ketut, merupakan kesempatan bagi generasi muda untuk mengulang kejayaan tersebut melalui program Bela Negara.
"Bela negara tidak mesti angka senjata, cukup kita (tentara) yang di didik diberikan senjata. Semua warga negara juga bisa ambil bagian dalam membesarkan Nusantara dengan koridor Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 1945," kata Brigjen Ketut dalam peluncuran program Pertukaran Mahasiswa Merdeka melalui Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PMM-PKBN) di Kampus Universitas BSI, Bekasi, Rabu (14/9).
Baca juga : LLDIKTI Wilayah III Luncurkan Pertukaran Mahasiswa Merdeka Bela Negara dan Profesi Digital
Program Bela Negara saat ini juga bisa diterjemahkan dengan menguasai teknologi digital. Dengan demikian, Indonesia bisa berkompetisi dengan negara lain di kancah global.
Ketut melanjutkan, di Kemenhan mengakomodasi generasi milenial dari kalangan sipil melalui Universitas Pertahanan (Unhan), yakni menggaet mereka yang memiliki intelektual di atas rata-rata dan diberikan dasar-dasar Bela Negara.
Selain itu, Kemenhan juga berkolaborasi dengan lulusan-lulusan perguruan tinggi unggul dalam rangka menjadi agen perubahan di bidang teknologi, termasuk pembuatan perangkat lunak (software).
"Dengan adanya generasi muda hasil bonus demografi, di tingkat kebijakan kita akomodir bersatu dalam rangka Bela Negara di bidang pertahanan," tutup dia. (RO/OL-7)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa bela negara merupakan hak warga negara. Hal itu diwujudkan dalam upaya pembebasan sandera kelompok Abu Sayyaf di kawasan Filipina.
SEKRETARIS Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin, mengatakan, penguatan nilai-nilai moderasi beragama di generasi muda adalah yang yang fundamental.
CPNS di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN mengikuti Pelatihan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Pelatihan ini menyoroti tiga pilar utama kepemimpinan, yaitu purpose, integrity, dan empathy.
Bela negara kini tidak berhenti pada ranah pertahanan, tetapi juga merambah sektor pangan.
Bonus demografi tak otomatis menjadi dividen; ia bisa menjadi liabilitas bila generasi muda terseret polarisasi, scam, radikalisasi, dan apatisme digital.
Klinik gigi Smileworks di Kelapa Gading mengutamakan pemeriksaan komprehensif, edukasi pasien, dan teknologi kedokteran gigi berstandar internasional.
Masa depan akademik mahasiswa bergantung pada sejauh mana mereka mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai pembelajar yang kritis dan fokus.
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Jepara memperkuat program UMKM Naik Kelas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.
PERKEMBANGAN teknologi digital telah mengubah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari: bekerja, belajar, bersosialisasi, hingga berlibur kini sering dilakukan di depan layar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI siap menggelar Konferensi Zakat Internasional ke-9 atau The 9th International Conference on Zakat (Iconz) 2025 yang berlangsung pada 9-11 Desember
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved