Rabu 07 September 2022, 10:41 WIB

Dokter Gizi: Belum Ada Penelitian MSG adalah Penyebab Obesitas

Mediaindonesia.com | Humaniora
Dokter Gizi: Belum Ada Penelitian MSG adalah Penyebab Obesitas

Freepik.com
Ilustrasi penyedap rasa

 

DOKTER Spesialis Gizi Klinik, Arti Indira mengatakan, penyebab obesitas berhubungan erat dengan asupan makan, aktifitas fisik, genetik dan lingkungan. Menurutnya, belum ada penelitian yang menitikberatkan bahwa obesitas disebabkan oleh monosodium glutamat (MSG) atau vetsin. 

“Seperti gula, lemak dan garam, konsumsi MSG mungkin menjadi salah satu faktor dalam multi-faktorial, namun sampai saat ini belum ada penelitian ilmiahnya,” kata Arti dalam diskusi virtual yang digelar Ajinomoto dan Katadata dengan tema ‘Apakah Penyebab Obesitas karena Bumbu Penyedap atau Kelebihan Kalori?’.

Arti mengatakan, dari tahun ke tahun angka obesitas di Indonesia selalu meningkat. Angka rerata obesitas di provinsi di Indonesia itu di atas angka prevalensi nasional. Lima provinsi dengan obesitas terbesar adalah Sulawesi Utara, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Papua Barat, dan Kepulauan Riau. 

Salah satu penyebab terbesar obesitas adalah pola makan berlebihan. Oleh sebab itu, pola makan harus diperbaiki yakni dengan pengaturan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah sesuai dengan kebutuhan tubuh dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman.

Selain mengonsumsi makanan yang bergizi, Arti menyarankan agar masyarakat mengurangi konsumsi garam pada makanannya guna mencegah obesitas. Standar penggunaan garam yang ideal adalah kurang dari 5 gram. 

Namun, kerap kali mengurangi konsumsi garam membuat rasa pada makanan menjadi kurang nikmat. 

“Bagaimana sih biar makanan enak dan aman untuk dikonsumsi jangka panjang? Kita bisa menambahkan MSG atau penyedap rasa ke secukupnya ke makanan kita, sehingga konsumsi garam menjadi berkurang,” ujarnya.

Baca juga : Tim Kemenkes Pelajari Pengelolaan Nyamuk Aedes aegypti ber-Wolbachia di UGM

Public Relations Manager PT Ajinomoto Indonesia Katarina Larasati mengatakan, saat ini Ajinomoto sedang menggiatkan kampanye Bijak Garam yang memang sejalan dengan anjuran Kementerian Kesehatan RI terkait pengurangan asupan Gula, Garam, Lemak (GGL) dalam konsumsi sehari-hari.

Ia menjelaskan, melalui kampanye Bijak Garam yang sedang digiatkan, Ajinomoto ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya diet rendah garam dan mengajak keluarga Indonesia untuk hidup lebih sehat dengan mengurangi asupan atau penggunaan garam dalam mengolah makanan, namun tetap bisa memperoleh cita rasa yang tinggi. 

"Kampanye ini juga merupakan bukti komitmen Ajinomoto untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, dengan meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan keluarga Indonesia melalui produk dan layanan yang berkualitas tinggi. Untuk melihat detail menu Bijak Garam, dapat diakses melalui website Dapur Umami kami: dapurumami.com/page/bijak-garam,” ujar Katarina.

Sememtara itu pelatih kebugaran, Cantika Felder mengatakan, selain menerapkan pola makan yang sehat, melakukan olahraga yang rutin juga tak kalah penting dan ampuh mencegah obesitas. Menurut dia, olahraga yang ideal adalah 3-5 kali dalam sepekan.

Bagi masyarakat yang menginginkan bentuk badan ideal, tentunya harus melakukan olahraga secara rutin. Olahraga rutin bagi pemula harus dilakukan secara bertahap. Olahraga harus dilakukan secara perlahan misalnya 15 menit sehari, lalu 30 menit, 45 menit dan maksimal hingga 60 menit sehari.

“Supaya kita tambah semangat, pilih olahraga yang sesuai dengan minat kita. Misalnya olahraga sambil mendengarkan musik dan sebagainya,” kata Cantika. (RO/OL-7) 

Baca Juga

Dok Yakult

Yakult Hadir Dengan Varian Rendah Gula

👤Gana Buana 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 15:28 WIB
Yakult Light adalah minuman susu fermentasi dengan kandungan bakteri baik L. casei Shirota strain dengan gula yang lebih sedikit tetapi...
Ist

Coach Rheo: Fenomena Pemicu Suami Tega Cekik dan Banting Istri

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 15:03 WIB
Mind Technology Expert Coach Rheo mengatakan timbunan beban emosi tersebut  menciptakan reaksi reaktif yang diproses oleh bagian dari...
Dok.DietGo Kitchen

Lima Makanan Diet Terbaik bagi Penderita Diabetes

👤Mutiara Dwi Rejeki 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 14:59 WIB
Penting juga untuk mengonsumsi makanan yang membantu mencegah komplikasi diabetes seperti penyakit...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya