Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Informasi (KI) diminta agar lebih adaptif terhadap
teknologi digital. Ini penting untuk menjaga transparansi dan
keterbukaan informasi kepada publik.
Demikian disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) ke-11 Komisi Informasi (KI) se-Indonesia, di Bandung, Senin (5/9).
"Komisi Informasi ini harus mulai beradaptasi dengan disrupsi digital. Harus ditinggalkan penanganan manual, harus serba digital. Ini bagian dari pelayanan publik sekaligus transparansi," kata Emil.
Menurut dia, selain disrupsi teknologi, kondisi global mengalami
perubahan kebiasaan akibat pandemi. Begitu pula ancaman pemanasan global atau global warming sudah mulai dirasakan.
"Contohnya pemanasan global, di muara Gembong, Bekasi, sudah 700 hektare tenggelam. Sertifikat ada tapi tanahnya sudah dipenuhi air. Ini menjadi tantangan bagi kita pelayan publik, termasuk Komisi Informasi," katanya.
Jawa Barat, menurut mantan Wali Kota Bandung, itu, perlu berbangga karena mendapat indeks keterbukaan informasi publik nomor satu di seluruh Indonesia. Ini perjuangan panjang dan patut mendapat apresiasi.
"Keterbukaan informasi ini harus menjadi ekosistem. Karena, saya
mendorong agar lembaga di provinsi untuk menyelenggarakan keterbukaan
informasi," ucapnya.
Emil juga mengajak insan media untuk proaktif ikut menginformasikan lembaga-lembaga di Provinsi Jawa Barat yang belum terbuka. "Kalau ada masalah, kita selesaikan sesuai mekanisme. Jika ada institusi di Jawa Barat, saya sudah mendorong semuanya. Media juga tolong, jika ada yang kurang informatif, yuk kita perbaiki bareng-bareng."
Kepada Ketua Komisi Informasi RI, dia mengaku sudah menawarkan diri untuk membantu dan mendukung jika diminta. "Kalau Jawa Barat diminta untuk berkeliling memberikan bantuan, dukungan dan reformasi, kita siap. Karena semangatnya kurangi kompetisi, perbanyak kolaborasi karena kita NKRI." (N-2)
Meski antrean terlihat panjang, suasana terlihat tertib. Warga datang sesuai jadwal yang sudah mereka “rebutkan” sebelumnya melalui aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia (BI).
de Braga by ARTOTEL menghadirkan program buka puasa “A Wishful Ramadan” dengan konsep all you can eat menu Nusantara di suasana heritage Jalan Braga, Bandung.
Program Bazar Murah dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 6 Maret 2026 dan menyasar 15 kecamatan di Kota Bandung.
Kunjungan ini menjadi upaya memperkuat gerakan pilah sampah dari rumah sekaligus mendorong replikasi pengelolaan berbasis komunitas di tingkat RW.
Pemkot Bandung berencana menyiapkan program pembinaan khusus, termasuk dukungan teknis dalam pengelolaan sampah dan air limbah secara mandiri.
Sebagai langkah perbaikan, Perhutani bersama pengelola legal mulai memperbaiki infrastruktur yang rusak secara bertahap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved