Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA ini jika mendengar kalimat perawatan kulit pasti langsung tertuju pada kaum perempuan. Padahal tidak begitu. Merawat kulit bagi laki- laki juga penting dilakukan, terlebih bagi mereka yang kerap beraktivitas di luar ruangan.
Hal itu diungkapkan pemilik klinik d.r.MF, dr. Michael Lawanto. Menurutnya ada beberapa alasan kenapa kulit wajah laki-laki bisa bermasalah. Karena itu penting juga merawat kulit wajah dan memakai skincare bagi laki-laki.
“Yang pertama, laki-laki yang mempunyai kulit wajah bermasalah biasanya mereka itak acuh terhadap wajah sendiri sehingga jarang memakai skincare karena mereka
nggak terlalu menanggap penting. Padahal laki-laki itu sering berkegiatan di luar, kena sinar matahari, debu, kotoran sehingga timbul jerawat. Yang kedua, pada saat berjerawat ini mereka suka iseng menyentuh area jerawat dengan jari-jari,” ungkapnya.
Dia menceritakan masalah kulit wajah pasien laki-laki yang pernah datang ke klinik miliknya, dr.MF. Walau perbandingan pasien laki-laki dengan perempuan di kliniknya 2:8 atau hanya 20%, masalah kulit wajah pada pasien laki-laki yang datang kebanyakan sama.
“Rata-rata, masalah kulit wajah pasien laki-laki yang datang ke klinik itu wajahnya bopeng, berjerawat, dan berflek. Masalah itu bisa timbul karena memang masih banyak kaum
laki-laki yang lalai merawat kulit," paparnya.
Karena itu dia.memberikan informasi produk skincare yang setidaknya harus digunakan laki-laki. "Laki-laki sebenarnya nggak perlu merawat kulit seintensif perempuan. Namun laki-laki harus waspada terhadap sinar matahari karena dampak sinar matahari itu sama bahayanya. Apalagi semakin ke sini, efek sinar UV semakin memburuk. Jadi, selain facial wash (sabun cuci wajah), untuk laki-laki kulit normal harus memakai sunblock atau sunscreen setiap hari. Bagi kulit yang sedang berjerawat, laki-laki boleh memakai krim siang, malam, atau serum. Tetap sunblock atau sunscreen yang jadi nomor satu," ujarnya. (RO/A-1)
MEMASUKI usia 30-an, tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan bintik hitam mulai menjadi kekhawatiran utama, nutrisi dari dalam memegang peranan hingga 70%.
PEMANFAATAN teknologi stem cell atau sel punca saat ini semakin meluas di bidang kesehatan dan perawatan tubuh, termasuk untuk kulit wajah.
Kurang tidur, stres, merokok, dan konsumsi alkohol, bisa mendorong munculnya kulit kusam.
Brightlogy diperkenalkan sebagai face cream dengan kandungan 1% hexylresorcinol yang diklaim setara dengan 4% hydroquinone, bahan pencerah yang penggunaannya diatur secara ketat.
Gangguan pada skin barrier dapat meningkatkan transepidermal water loss (TEWL) serta memicu respons neuro-inflamasi, yang membuat kulit semakin reaktif terhadap berbagai stimulus.
Pasien saat ini semakin selektif dan menginginkan hasil yang terlihat alami, bukan berlebihan, sekaligus tetap aman untuk penggunaan berulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved