Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJALAN dengan dimulainya sistem pembelajaran tatap muka (PTM) penuh di beberapa institusi pendidikan Indonesia, maka sangat diperlukannya tindakan-tindakan preventif untuk mengurangi penularan Covid-19 dalam lingkungan sekolah.
Hal inilah yang melatarbelakangi Ashley Halim, seorang siswi SMA ACS Jakarta, membuat alat filtrasi udara Klinair karena prihatin terhadap risiko penularan Covid-19 di sekolah-sekolah.
“Saya memutuskan untuk membuat alat ini supaya bisa membantu anak-anak dan remaja agar bisa meneruskan kegiatan sekolah tatap muka dengan aman," jelas Ashley Halim selaku pencetus alat Klinair dalam keterangan pers, Kamis (4/8).
"Alat ini diharapkan bisa membuat lingkungan belajar yang lebih sehat, dengan adanya ventilasi udara yang baik dan penggunaan sistem filtrasi udara yang tepat,” kata Ashley.
Ashley menyadari bahwa masih banyak ruang sekolah yang memiliki ventilasi yang kurang baik dan alat filtrasi udara komersil juga cukup mahal harganya.
Oleh karena itu, Ashley berencana untuk membuat filter udara CR Box (Corsi-Rosenthal Box) yang menggunakan standar yang cukup bagus tapi dengan biaya terjangkau.
Ashley mendapatkan idenya dari Dr. Richard Corsi yang merupakan dekan fakultas teknik di University of California Davis.
Dr. Richard Corsi dan rekannya Jim Rosenthal, merupakan pakar kualitas udara indoor yang menemukan cara sederhana dalam membersihkan udara di dalam ruangan.
Dengan mengadaptasikan teknologi CR-Box tersebut, Ashley Halim membuat sendiri alat pembersih udara yang diberi nama Klinair.
Klinair terdiri dari 4 buah filter kertas Merv-13 yang di gabungkan dengan sebuah kipas angin kotak.
Cara kerja dari alat ini adalah menarik udara dari dalam ruangan dan menyaringnya melalui filter Merv-13 tersebut, lalu kipas akan melepaskan udara yg lebih bersih.
Teknologi ini sangat efektif menyaring partikel udara yang mengandung virus SARS-Cov 2 yang menyebabkan Covid-19. Alat ini telah dibuktikan dalam penelitian yang dilakukan oleh universitas-universitas terkemuka di Amerika Serikat.
Ashley juga telah melakukan penelitiannya sendiri dengan menggunakan alat KlinAir buatannya dengan menggunakan alat penghitung partikel di udara dan hasilnya tidak kalah dari beberapa merk air purifier terkemuka yang ada di pasaran.
Keunggulan dari alat Klinair ini adalah biaya nya yang relatif lebih murah dan cara membuatnya yang sederhana sehingga bisa diimplementasi dengan luas.
Pada hari ini atau Kamis (4/8) telah dilakukan acara serah terima 10 unit Klinair yang dihadiri oleh wakil pihak sekolah SMA Katolik Nusa Melati dan SMA ACS Jakarta, wakil dari PT. Deltomed Laboratories sebagai salah satu sponsor, dan beberapa siswa/siswi sekolah Nusa Melati.
Penyerahan ini langsung dilakukan oleh Ashley kepada pihak SMA Katolik Nusa Melati. Selain serah terima alat Ashley juga memberikan edukasi secara langsung dan mengajarkan cara membuat alat ini sehingga banyak yang dapat mengimplementasikannya kedepan.
Ashley Halim yang bercita cita mengambil jurusan teknik lingkungan ini, telah berhasil menggalang dana untuk membiayai 50 unit alat KlinAir yang akan dibagikan secara cuma-cuma kepada sekolah lain yang membutuhkan.
Kegiatan ini pun turut disponsori oleh PT. Deltomed Laboratories, Yayasan Kinar Pustaka, PT. Multicrane Perkasa, Pearson Education Indonesia, PT. Intan Pertiwi Industri, PT. Star Cosmos Indonesia, AutoPitStop Car Service dan Rotiboy yang turut berkontribusi memberikan perlindungan lebih untuk siswa, guru dan tenaga kependidikan saat proses belajar mengajar. (RO/OL-09)
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kesejahteraan siswa merupakan faktor penting yang selama ini kurang diteliti di Indonesia, padahal sangat berpengaruh pada perkembangan psikososial dan prestasi akademik.
Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit.
Data hasil TKA menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam memetakan capaian pendidikan antarwilayah.
Kemendikdasmen berkomitmen menyempurnakan TKA melalui evaluasi berkelanjutan dan dialog dengan pemangku kepentingan.
Kenaikan kelas dan kelulusan seringkali hanya menjadi formalitas administratif demi mengejar target persentase kelulusan 100%. Masih ditemukannya siswa yang belum bisa membaca dan menulis.
Panduan lengkap rumus Kimia SMA kelas 10-12. Pelajari konsep mol, stoikiometri, asam basa, hingga elektrokimia untuk sukses ujian dan UTBK SNBT.
Daftar lengkap rumus Fisika SMA kelas 10-12. Panduan esensial untuk ujian sekolah dan UTBK SNBT disertai tips logika menghafal cepat
DI tengah dunia yang terus berubah, empati, dialog, dan kerja sama global menjadi kunci untuk menjaga harmoni antarbangsa.
SISWA-SISWA kelas XII pasti mempelajari materi Pendidikan Agama Islam (PAI) & Budi Pekerti. Ada 10 bab dalam PAI kelas 12.
MATERI Pendidikan Agama Islam (PAI) & Budi Pekerti Kelas XI sekolah menengah atas (SMA) terdiri dari 10 bab. Pelajaran PAI kelas 10 mulai dari berpikir kritis sampai Ulul Azmi.
MATERI Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) & Budi Pekerti diajarkan kepada para siswa kelas X sekolah menengah atas (SMA)/MA. Ada 10 bab yang akan dipelajari siswa kelas 10.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved