Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BAHASA bahasa asing ternyata sangat menyenangkan. Meski baru tahap pengenalan, tetapi sekitar 25 anak-anak usia SD kelas 1-6 itu antusias. Bahasa asing yang diperkenalkan adalah Bahasa Prancis.
Dua mahasiswa tingkat akhir dari Prodi Pendidikan Bahasa Prancis Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yakni Fatma dan Dita yang memberi materi dasar Bahasa Prancis di Taman Bacaan Bukit Duri Bercerita (TBM) di Bukit Duri Tanjakan III, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/8)
Didampingi Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis UNJ, Dr. Subur Ismail, M.Pd dan dosen Yusi Asnidar, S.Pd, M.Hum, baik Fatma maupun Dita memperkenalkan alphabet dan angka dalam Bahasa Prancis.
Anak-anak mengikuti lafal yang diulang-ulang dan sesekali diselingi lagu dalam Bahasa Prancis.
Karena konsep pengenalan Bahasa Prancis ini dirancang gembira, anak-anak TBM Bukit Duri Bercerita pun berani tampil mengulang apa yang telah diajarkan.
Di akhir pengenalan bahasa, anak-anak ditantang untuk mewarnai huruf dan angka . Proses mewarnai seperti lomba ini juga membuat anak-anak bergembira. Untuk memudahkan proses mewarnai, TBM Bukit Duri Bercerita menyediakan pensil warna-warni.
Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis UNJ, Dr. Subur Ismail, M.Pd mengatakan, apa yang dilakukan dosen dan mahsiswa UNJ di TBM Bukit Duri Bercerita ini merupakan bentuk pengabdian pada masyarakat yang merupakan masalah satu Tri Darma Perguruan Tinggi.
Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat dilaksanakan dalam berbagai bentuk, misalnya melakukan berbagai aktivitas yang berdampak pada kehidupan masyarakat baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
“Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis UNJ memilih kegiatan berupa pengajaran Bahasa Prancis bagi masyarakat terutama anak usia sekolah dari jenjang SD hingga SMA," jelas Subur.
"Kegiatan ini bukan dimaksudkan agar anak-anak yang belajar Bahasa Prancis lantas mahir berbahsa Prancis tetapi kegiatan ini bersifat memberikan edukasi baik bagi para pembelajar sekaligus orang tua,” ujar Subur.
Edukasi Anak-anak
Kegiatan ini merupakan media untuk mengedukasi anak dan orang tua di sekitar Bukit Duri Tanjakan mengenai arti pentingnya mengenal bahasa asing, khususnya Bahasa Prancis.
“Saya sangat surprise, sebab anak-anak sangat antusias dan malah punya keinginan ke Prancis ketika ditanya secara spontan,”kata Subur
Sementara pendiri TBM Bukit Duri Bercerita, Safrudiningsih, mengatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama dengan Prodi Bahasa Prancis UNJ ini, sebab kegiatan ini membuka wawasan anak-anak sejak dini tentang pentingnya memperlajari bahasa asing.
“Kita tak tahu, bukan tidak mungkin suatu saat ada diantara anak-anak TBM di sini yang bisa melanjutkan studi atau bekerja di Prancis. Yang penting kita bukakan wawasan dan tingkatkan semangat belajar mereka,” kata Safrudiningsih yang biasa dipanggil oleh anak-anak, Kak Ning Nong. (RO/OL-09)
Selama 59 tahun, Universitas Pancasila menjadi rumah bagi lahirnya generasi penerus bangsa.
Menurutnya, ketiga faktor tersebut belum menunjukkan relevansi Bahasa Portugis yang signifikan bagi Indonesia.
Pembelajaran bahasa asing akan membuat anak didik Indonesia lebih terasah kecerdasan dan daya kreatifnya.
Kemendikdasmen diminta untuk melakukan kajian terkait dengan permintaan Presiden Prabowo Subianto menjadikan bahasa Portugis sebagai pelajaran di sekolah.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, mengatakan ia menyambut rencana pelajaran bahasa Portugis di sekolah tersebut, tetapi harus dengan relevansi yang jelas.
Menurut sebuah penelitian, mereka yang bisa berbicara lebih dari dua bahasa, biasanya memiliki kemampuan kognitif hingga pemecahan masalah yang lebih baik.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
USULAN Dewan Perdamaian Presiden AS Donald Trump dimulai dengan kurang baik. Presiden Prancis Emmanuel Macron segera menolak undangan menjadi anggota dewan tersebut.
ANGGOTA pertama kelompok yang nanti disebut Garda Revolusi Iran (IRGC) dilatih dalam desa terpencil di luar Paris, Prancis.
AS melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dan membawa mereka ke New York.
Presiden Prancis Emmanuel Macron kecam kebijakan Trump tarik AS dari 66 organisasi internasional & isu Greenland. Peringatkan krisis kepemimpinan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved