Minggu 17 Juli 2022, 22:45 WIB

Sosiolog: Maksimalkan Program Padat Karya untuk Tanggulangi Kemiskinan

Atalya Puspa | Humaniora
Sosiolog: Maksimalkan Program Padat Karya untuk Tanggulangi Kemiskinan

Antara/M RISYAL HIDAYAT
Seorang pengamen berkostum badut menggendong anaknya di kawasan Mampang, Jaksel.

 

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa persentase penduduk miskin sebesar 9,54% pada Maret 2022 atau turun 0,17% dibanding September 2021 dan turun 0,60% dibanding Maret 2021.

Menanggapi hal itu, Sosiolog dari Universitas Nasional Nia Elvina mengungkapkan, meskipun data BPS menunjukkan perkembangan positif, namun ia menilai bahwa pemerintah harus jeli untuk mengantisipasi lonjakan meningkatnya jumlah kelas bawah di Indonesia.

"Program-program padat karya yang menyerap tenaga kerja yang banyak perlu ditingkatkan dan diperluas. Dan subsidi bagi masyarakat kelas bawah tidak boleh diminimalkan," kata Nia saat dihubungi, Minggu (17/7).

Ia juga menilai, survei yang dilakukan BPS itu juga semestinya diperbandingkan dengan survei dari lembaga lain atau perguruan tinggi agar data yang ada dapat dinilai secara valid.

"Pasalnya, kecenderungan ekonomi dunia saat ini melemah. AS mengalami inflasi tertinggi saat ini, sehingga pemerintah memberikan program subsidi bagi masyarakat kelas bawah mereka," beber dia.

Seperti diketahui, sebelumnya Kepala BPS Margo Yuwono mengungkapkan bahwa penurunan persentase penduduk miskin itu berpengaruh terhadap penurunan kemiskinan. Hal itu menandakan bahwa ekonomi Indonesia pun semakin membaik.

Ia menyatakan, penduduk miskin pada Maret 2022 mengalami penurunan 340 ribu orang dibanding September 2021 dan turun 1,3 juta orang dibandingkan Maret 2021.

Meski demikian, Margo menyatakan tingkat kemiskinan masih belum kembali ke level sebelum pandemi covid-19. Pada Maret 2019, tingkat kemiskinan masih berada di 9,41% lalu turun pada September 2019 menjadi 9,22%.

Tingkat kemiskinan kemudian meningkat pada Maret 2020 menjadi 9,78% dan melonjak pada September 2020. "Adanya tren penurunan yang berlanjut menjadi kabar baik. Artinya sudah ada perbaikan tapi belum kembali ke kondisi sebelum pandemi," pungkasnya. (H-2)

 

Baca Juga

Jennifer Opiola / Pinterest

Mengenal Teknik Pointilis pada Seni Rupa dan Langkah-langkah Membuatnya

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 07:15 WIB
Teknik pointilis tampak lebih kreatif dibanding teknik menggambar biasa, karena variatif warna yang terbentuk dan nilai yang...
MI/Joan Imanuella Hanna Pangemanan

Baby Business dan Open Your Heart to Country, Dongeng Karya Jasmine Seymour

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 06:45 WIB
Dongeng berjudul Baby Business itu berisi tentang upacara pengasapan bayi dengan adat Dharug yang bertujuan menyambut kelahiran sang bayi...
MI/Meilani Teniwut

Ini Manfaat Mendongeng di Era Digitalisasi

👤Meilani Teniwut 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 06:30 WIB
Orangtua memiliki peran penting untuk menfasilitasi kecintaan membaca buku dengan cara membaca lebih dari satu buku bersama dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya