Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
TANTANGAN pemerintah ialah menyiapkan lapangan kerja sebanyak-banyak bagi warganya. Namun, seringkali antara jumlah lapangan kerja dan jumlah angkatan kerja tidak seimbang. Akibatnya, muncul pengangguran.
Apa itu pengangguran?
Pengangguran adalah orang yang masuk ke kategori angkatan kerja dengan usia antara 15-64 tahun, yang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan. Pengangguran juga dapat berarti orang yang sudah mendapatkan pekerjaan tapi belum mulai bekerja ataupun orang yang tidak berusaha untuk mencari pekerjaan. Di Indonesia sendiri, BPS mencatat pada Februari 2022 terdapat 5,83% masyarakat yang termasuk pada kategori pengangguran terbuka. Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, sama seperti dengan pengangguran di Indonesia yang sudah bisa dibilang berlebihan.
Jenis-jenis pengangguran
Pengangguran Friksional
Saat sebuah wilayah tingkat penganggurannya mencapai 2 atau 3 persen dari total tenaga kerja, disitu sedang terjadi pengangguran friksional. Hal ini masih dianggap pengangguran normal, karena si pencari pekerjaan bukan tidak dapat memperoleh pekerjaan melainkan sedang mencari pekerjaan yang lebih baik dari sebelumnya.
Pengangguran Struktural
Hal ini dapat terjadi saat perombakan struktur dalam kegiatan perekonomian suatu masa yang disebabkan oleh peningkatan persaingan antar sesama perusahaan atau industri terkait. Perubahan tersebut berdampak pada jumlah pekerja yang harus dikurangi, oleh sebab itu pengangguran pun terjadi.
Pengangguran Terselubung
Pengangguran ini terjadi dikarenakan kemampuan dan bakat pekerja yang tidak sesuai sehingga hasil dari pekerjaan tersebut kurang. Penyebab pengangguran ini adalah saat dibuka lowongan pekerjaan, siapa saja dengan berbagai macam latar belakang dapat menjadi pekerja. Dengan demikian, kita tidak bisa yakin 100% si pekerja dapat melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan tugasnya.
Pengangguran Musiman
Jenis pengangguran ini sering ditemui pada pekerjaan yang bergantung pada musim, seperti petani, nelayan dan sebagainya. Jika masa panen sudah tiba, para petani akan siap bekerja dan jika masa panen sudah usai, maka dia akan menganggur.
Cara mengatasi Pengangguran
Semua masyarakat yang ingin mencari pekerjaan seharusnya mendapatkan akses untuk informasi yang sama. Dari pencari pekerjaan sendiri, sebaiknya mengeluarkan usaha yang cukup agar mendapatkan informasi yang cocok untuk pekerjaan yang mereka cari. Selain itu, pihak yang sedang membuka lowongan pekerjaan juga harus memberikan informasi melalui platform yang dengan mudah diakses oleh orang banyak. (OL-13)
Baca Juga: Media Sosial Ikut Mendorong Terbentuknya Jejaring dan Karier
Baca Juga: Ini Tips Sukses Dapat Kerja untuk Para Lulusan Baru
Melalui sistem Unified User, hambatan administrasi dalam proses rekrutmen diminimalisir.
“Dari sisi supply, setiap tahun jumlah lulusan S1 dan S2 meningkat cepat, sementara penciptaan kerja berkualitas tidak secepat pertumbuhan lulusan."
Temuan Jobstreet Indonesia dari sistem deteksi internal mereka per Oktober 2025, dua bidang tersebut menjadi target penipuan terbesar, yaitu administrasi dan dukungan perkatoran (39,36%)
Terdapat peningkatan dua kali lipat jumlah resume dan lowongan kerja yang diunggah di dark web pada Q1 2024 dibandingkan dengan Q1 2023, dan angka ini tetap sama pada Q1 2025.
"Pertumbuhan ekonomi memang ada di angka 5%, namun penyerapan tenaga kerjanya terus berkurang,"
Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen terhadap penyerapan tenaga kerja lokal dari sekitar 7.000 perusahaan di berbagai kawasan industri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved