Sabtu 16 Juli 2022, 11:07 WIB

Evakuasi Pertama Jemaah Haji, Dipulangkan Lewat Jeddah

Dinda Shabrina | Humaniora
Evakuasi Pertama Jemaah Haji, Dipulangkan Lewat Jeddah

MI/Susanto.
Jemaah haji Indonesia menimbang sendiri kopor-kopor mereka jelang kepulangan di Hotel Lulu'ah, Mekkah, Arab Saudi, Rabu (13/7).

 

KANTOR Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah melakukan evakuasi pertama pemulangan jemaah haji pada hari ini Jumat (15/7) pukul 03.00 dini hari waktu setempat.

Evakuasi dilakukan pada jemaah haji JKG 01, M. Irsyad Bin Dahlan usia 61 tahun, jemaah haji yang dirawat di KKHI dengan diagnosis jantung.

Dokter Penanggung Jawab Pelayanan, Komaria, yang mendampingi Irsyad selama perjalanan mengatakan bahwa kondisi Irsyad stabil selama perjalanan dari KKHI menuju bandara Jeddah.

“Alhamdulillah pasien stabil walaupun 1 hari sebelumnya sedikit mengeluh sesak,” jelas Komaria.

Irsyad dibawa dengan Ambulans, dan setibanya di bandara, Irsyad diserahkan kepada Tim Kesehatan Bandara.

Terus dimonitor kondisi kesehatannya hingga waktu penerbangan. Irsyad diterbangkan menuju jakarta dengan GA 7401 pukul 09.15 WAS bersama dengan jemaah haji JKG 01 lainnya.

Baca juga: Evakuasi Pertama Jemaah Haji Dipulangkan Lewat Jeddah

Jemaah haji yang kondisinya tidak sehat, baik yang berada di kloter, maupun yang sedang mendapatkan rawatan baik di KKHI maupun RSAS direncanakan untuk diikutkan dalam tanazul.

Yang bersangkutan akan dinilai terlebih dulu oleh dokter spesialis terkait penyakitnya, apakah layak ikut tanazul atau bisa pulang bersama kloternya (evakuasi).

Jemaah haji yang telah disetujui tim akan melanjutkan proses pengurusan berkas dokumen.

“Termasuk kelengkapan ibadah, dokumen identitas berupa paspor, medif dari RSAS bagi yang tanazul,” ujar penanggung jawab evakuasi, tim dokter KKHI Makkah, Andi dalam keterangannya, Jum’at (15/7).

Tim Tanazul juga berkoordinasi dengan Seksi Pelayanan Kepulangan Kemenag, untuk memastikan adanya kursi lowong di pesawat bagi jemaah tanazul.

Tanazul dan evakuasi diprioritaskan bagi jemaah haji yang transportable, yaitu pada saat tanazul dan evakuasi tidak memperberat kondisi fisik, tidak berpotensi menimbulkan kecacatan atau mengancam keselamatan jemaah haji.

Selama perjalanan, jemaah akan disertai dengan obat-obatan dan peralatan kesehatan yang dibutuhkan seperti oksigen, strecher, dan sebagainya.

Jemaah juga akan didampingi oleh Tenaga Kesehatan Haji (TKH) Kloter.

Sesampainya di Tanah Air, yang bersangkutan akan diperiksakan kesehatannya di fasilitas kesehatan sebelum dikembalikan ke daerah asalnya.

Selain Irsyad, sedikitnya lima jemaah haji yang sudah melewati proses penilaian tim yang akan mengikuti proses evakuasi pada tanggal 16-18 Juli 2022.

Sampai saat ini tim masih melakukan penilaian dan menerima usulan calon jemaah tanazul dari Kloter. Setidaknya sebanyak 51 jemaah yang saat ini masih dalam proses penilaian dan evaluasi.

“Sampai saat ini tim juga masih menerima usulan dari kloter, kami akan terus evaluasi” pungkas Andi. (Dis/OL-09)

Baca Juga

DOK Sinar Mas Land.

Program Sampah Plastik Tukar Beras dari Sinar Mas Land Raih Penghargaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 09:48 WIB
Plastic to Food merupakan bagian dari program edukasi cinta lingkungan Green Habit 2.0 yang diinisiasi oleh Sinar Mas Land berkolaborasi...
DOK Pribadi.

Gender Studies Forum Bahas Kekerasan Seksual di Pendidikan Tinggi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 09:37 WIB
Kekerasan seksual merupakan masalah serius yang dapat terjadi kepada siapa pun serta kapan pun dan di mana...
ANTARA /Lukmansyah/YU

Penggantian Kurikulum Terus Menerus Sebabkan Pendidikan Indonesia Mandek 20 Tahun Terakhir

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 09:35 WIB
Program yang disediakan kepada peserta didik itu-itu saja tapi hanya berganti nama, sehingga tidak ada peningkatan mutu pendidikan secara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya