Jumat 24 Juni 2022, 06:30 WIB

Vaksin Covid-19 Selamatkan 20 Juta Jiwa di Tahun Pertama

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Vaksin Covid-19 Selamatkan 20 Juta Jiwa di Tahun Pertama

ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin covid-19 dosis ketiga kepada warga di Denpasar, Bali.

 

VAKSIN covid-19 sukses mencegah hampir 20 juta kematian di tahun pertama sejak diperkenalkan. Hal itu terungkap dalam sebuah penelitian yang dirlis pada Jumat (24/6).

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Lancet Infectious Diseases itu dilakukan berdasarkan data dari 185 negara dan wilayah yang dikumpulkan antara 8 Desember 2020 hingga 8 Desember 2021.

Penelitian itu merupakan yang pertama yang menghitung jumlah kematian yang berhasil dicegah secara langsung dan tidak langsung oleh vaksinasi covid-19.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Balita Dinilai Mendesak, ITAGI Tunggu Lampu Hijau Kemenkes

Penelitian itu menemukan sebanyak 19,8 juta kematian berhasil dicegah dari potensial 31,4 juta kematian yang akan terjadi jika tidak ada vaksin covid-19.

Jumlah itu merupakan penurunan 63% dari kemungkinan kematian akibat covid-19.

Penelitian itu menggunakan angka resmi atau angka perkiraan ketika angka resmi tidak ada untuk jumlah kematian akibat covid-19 dari berbagai negara, serta angka kelebihan total kematian.

Angka kelebihan total kematian adalah selisih antara jumlah total kematian karena berbagai penyebab dibandingkan dengan angka harapan kematian berdasarkan data di masa lalu.

Angka itu kemudian dibandingkan dengan alternatif hipotesa seandainya tidak ada vaksin covid-19 yang digunakan.

Tiongkok tidak masuk dalam penelitian itu karena besarnya jumlah populasi serta kebijakan lockdown yang ketat, yang dikhawatirkan bisa merusak hasil penelitian.

Penelitian itu menemukan negara kaya dan menegah mengalami jumlah terbesar angka kematian yang berhasil dicegah, 12,2 juta dari 19,8 juta total kematian yang dicegah. Hal itu mencerminkan kesenjangan pada akses mendapatkan vaksin di dunia.

Hampir sebanyak 600 ribu kematian tambahan bisa dicegah seandainya target WHO memvaksinasi 40% penduduk di seluruh dunia pada akhir 2021 tercapai.

"Jutaan nyawa berhasil diselamatkan karena vaksin bisa diakses oleh warga di seluruh dunia," ujar penulis utama penelitian itu Oliver Watson dari Imperial College London.

"Namun, seharusnya kita bisa berbuat lebih lagi," lan jutnya.

Berdasarkan data WHO, sebanyak lebih dari 6,3 juta orang meninggal dunia karena covid-19 di dunia.

Namun, bulan lalu, WHO mengungkapkan angka sebenarnua bisa mencapai 15 juta ketika seluruh penyebab langsung dan tidak langsung dihitung. (AFP/OL-1)

Baca Juga

 ANTARA/Maulana Surya

Benarkah Cabut Gigi Atas Bisa Sebabkan Kebutaan?

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:55 WIB
Rumor tersebut juga masih saja menjadi keyakinan bagi sebagian masyarakat, bahkan sering kali dijadikan sebagai salah satu alasan untuk...
Antara

50,8 Juta Masyarakat Sudah Divaksin Booster

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 22:35 WIB
Penyuntikan vaksin dosis kedua juga bertambah...
AFP/Frederic J BROWN

Penerima Vaksin Booster di Indonesia Baru Capai 50,8 Juta Orang

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 22:10 WIB
Cakupan vaksinasi booster secara nasional baru mencapai 24%. Cakupan itu belum...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya