Minggu 12 Juni 2022, 07:30 WIB

Ini Alasan Kucing Jadi Gemuk Setelah Dikebiri

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Ini Alasan Kucing Jadi Gemuk Setelah Dikebiri

ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Dokter hewan melakukan sterilisasi kepada kucing peliharaan warga di Alun-Alun Kota Depok, Depok, Jawa Barat.

 

PARA pemilik anabul alias anak bulu bisa melihat kucing peliharaan cenderung berubah lebih gemuk setelah menjalani proses kebiri alias sterilisasi agar tidak bisa berkembang biak.

Dokter hewan Kurnia Suanda mengatakan kucing menjadi lebih gemuk setelah sterilisasi karena faktor hormon. Setelah melewati proses sterilisasi, kucing tidak lagi terdorong untuk berkembang biak.

"Hormon stres dan kawinnya stop, fokusnya hanya makan, tidur dan main saja, jadi semakin gemuk dan jadi makin lapar," kata Kurnia, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Mengenal Kucing Anggora dan Kisaran Harganya 

Bila kucing terlalu gemuk, pemilik anabul bisa memilih makanan yang memang dibuat khusus untuk binatang yang sudah disteril. 

Sesuaikan porsinya dengan kebutuhan kucing, takar sesuai dengan berat badannya. Informasi tentang takaran yang tepat pada umumnya tertera di setiap kemasan makanan kucing.

Bagaimana bila kucing terlihat kelaparan meski takaran sudah sesuai dengan berat badannya?

"Kalau terlihat tetap kelaparan, sebetulnya nutrisi sudah cukup. Berikan saja snack," saran dia.

Untuk pembagian porsi, ia menyerahkan semua kepada preferensi setiap orang. Bila terbiasa memberi makan dua kali sehari, takaran yang disarankan cukup dibagi dua.

Soal makanan, ia menyarankan untuk mencari makanan yang tidak mengandung pewarna kimia dan penyedap rasa. Disarankan juga untuk mengganti sumber protein untuk kucing kesayangan setiap enam bulan sekali untuk menghindari risiko alergi. 

Produsen makanan kering untuk kucing pada umumnya memberikan keterangan pada kemasan mengenai sumber protein dari produknya.

"Ketika memutuskan memberi protein dari beef, kalau tidak ada reaksi selama enam bulan, rotasi dulu ke protein yang lain, misalnya ikan," katanya.

Cara ini bisa membantu menekan risiko munculnya alergi pada kucing yang sensitif. 

Memberikan makanan yang sama dalam jangka panjang bisa membuat kucing yang sensitif menjadi alergi, oleh karena itu dia menyarankan untuk mencari sumber protein yang berbeda untuk anabul setiap enam bulan.

"Merek yang sama enggak masalah, yang penting proteinnya berbeda," ujar Kurnia. 

Kualitas makanan juga patut menjadi perhatian. Makanan dengan kualitas rendah tidak mengandung nutrisi sempurna bagi kucing, hanya mengenyangkan tetapi tidak menutrisi bulu dan kulit. Makanan yang tak berkualitas juga meningkatkan risiko sakit ketika diberikan dalam jangka panjang.

"Daripada kompensasinya nanti harus berobat ke dokter hewan, lebih baik berikan nutrisi yang baik sejak awal," tegasnya.

Manfaat sterilisasi

Sterilisasi memberikan berbagai manfaat untuk anabul. Ketika kucing tidak lagi birahi, kecenderungan untuk berkeliaran ke luar rumah jadi berkurang, risiko untuk menghadapi hal-hal berbahaya juga menipis. 

Sterilisasi kucing juga membantu meningkatkan kesejahteraan hidup anabul karena tujuannya mengendalikan populasi kucing, mengurangi jumlah hewan liar yang terlantar di alam liar.

Perilaku seperti menyemprotkan kencing di sembarang tempat (spraying) juga disebut bakal berhenti setelah kucing disteril, tapi ada kalanya hal ini tetap terjadi meski kucing sudah dikebiri.

"Itu karena memori, sudah kebiasaan, terutama kalau spraying-nya di tempat tertentu saja. Tetapi, kalau tiba-tiba spraying, mungkin dia merasa teritorinya sedang terancam," jelas Kurnia. (Ant/OL-1)

Baca Juga

MI/ HO

Koalisi Masyarakat Serahkan Petisi Darurat Perubahan Iklim ke KSP

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 12 Agustus 2022, 13:22 WIB
Novita berharap pemerintah tidak kecolongan lagi seperti saat penanganan pandemi...
Freepik

Guru Besar IPB Perkirakan Tahun 2029, 1 dari 2 Orang Dewasa Alami Obesitas

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 12 Agustus 2022, 12:18 WIB
Penyebab obesitas terdiri dari dua faktor utama, yaitu faktor biologi dan flingkungan. Faktor biologi terdiri dari genetik, mikrobiota...
Dok. SWISS-belhotel Pondok Indah

Yuk, Nikmati Paket Liburan Keluarga Di Swiss-belhotel Pondok Indah

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 12 Agustus 2022, 11:56 WIB
Paket berlaku hari Jumat hingga Minggu dengan harga Rp2.888.888 net sudah termasuk 2 malam menginap di kamar Family Two Bedroom atau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya