Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
EPIDEMIOLOG dari Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane menilai pemerintah harus lebih memperhatikan penanganan hepatitis akut yang belum diketahui etiologinya (Hepatitis Akut Unknown Aetiology).
Padahal upaya preventif dengan cara kampanye menjaga kebersihan lebih efektif dibandingkan dengan mengobati pasien yang sudah terpapar.
"Pemerintah tidak terlalu concern dengan upaya peningkatan pengetahuan masyarakat, Kemenkes masih berpikir kuratif bahwa kesehatan identik dengan rumah sakit dan dokter," kata Masdalina saat dihubungi, Sabtu (11/6).
"Padahal masyarakat yang sakit itu jumlahnya sedikit, lebih banyak yang sehat. Hal ini bisa ditunjukkan dengan besaran APBN yang dikeluarkan untuk kuratif berkali lipat dibandingkan untuk promotif dan preventif," imbuhnya.
Baca juga: Kemenkes : 7 Pasien Dugaan Hepatitis Akut Meninggal Dunia-
Diketahui, Kementerian Kesehatan melaporkan per 9 Juni 2022 terdapat 25 kasus suspek hepatitis akut dengan klasifikasi 9 probable dan 16 pending classification dan 6 anak dinyatakan meninggal dunia.
"Yang harus dilakukan Kemenkes adalah peningkatan kemampuan deteksi dini di puskesmas dan rumah sakit rujukan v supaya bisa dikenali lebih cepat sebelum menjadi parah. Meninggal kita terbanyak di dunia untuk ini, dan itu tidak bagus dalam deteksi dini dan respon," ujar Masdalina.(OL-5)
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksinĀ campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyayangkan influencer Ruce Nuenda yang keluyuran atau beraktivitas di ruang publik saat sakit campak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved