Minggu 05 Juni 2022, 22:10 WIB

Dukung Presiden Jokowi Hadapi Krisis Pangan Dunia, Festival Save Soil Digelar di Jakarta dan Yogyakarta

Mediaindonesia.com | Humaniora
Dukung Presiden Jokowi Hadapi Krisis Pangan Dunia, Festival Save Soil Digelar di Jakarta dan Yogyakarta

Dok. Save Soil Indonesia
Peserta Festival Save Soil Indonesia

 

DUKUNGAN masyarakat terhadap pernyataan Presiden Joko Widodo pada saat meninjau Panen Sorgum di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Kamis (2/6) lalu terus mengalir. Salah satunya adalah dari organisasi nirlaba yang berfokus pada penyelamatan kondisi dan kesuburan tanah, Save Soil Indonesia. 

Dalam rangka dukungan tersebut sekaligus bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Dunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni, Save Soil Indonesia pada Minggu (5/6) menggelar Festival Save Soil secara serempak di Jakarta dan Yogyakarta. 

Selain bentuk dukungan dan seruan kepada Pemerintah, festival ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu dan krisis kondisi tanah dengan cara yang menyenangkan dan menyatukan, antara lain melalui pertunjukan tari dan kesenian, konser musik, clay modelling, canvas art, permainan dan quiz.

"Kami ingin festival Save Soil ini bisa jadi platform edukasi masyarakat dan memperluas kepedulian lingkungan dengan cara-cara yang menyenangkan, khususnya terkait isu kesuburan tanah yang erat kaitannya dengan krisis pangan yang mulai mengancam kita semua," jelas Ruth Wijaya, Juru Bicara Save Soil Indonesia.

Senada dengan Presiden Joko Widodo, Ruth Wijaya juga mengatakan krisis pangan global sudah di depan mata bila kita tidak melakukan apa-apa. 

"Presiden sudah mengatakan bahwa sekarang ini harga-harga pangan dunia semua naik. Untuk itu, saya mendukung langkah Bapak Presiden untuk segera membentuk rencana besar agar Indonesia siap hadapi ancaman krisis pangan itu, termasuk menyelamatkan kondisi kesuburan tanah kita," pungkas Ruth Wijaya.

Baca juga : Gaduh Tiket Candi Borobudur, Luhut: Belum Final

Pada kesempatan yang sama, Praktisi Pertanian Permakuktur Indonesia, yang juga konsultan Food and Agriculture Organization di Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO-PBB) mengatakan bumi adalah sumber kehidupan yang wajib kita jaga. 

"Bumi adalah ibu kita. Tanah adalah rahimnya yang menghasilkan makanan yang kita butuhkan untuk hidup. Dari tanah inilah sehat atau sakitnya kita. Menyelamatkan tanah berarti menyelamatkan kehidupan," jelasnya. 

Dukungan serupa juga datang dari masyarakat terkait program Presiden Joko Widodo yang tengah mengencarkan penanaman sorgum sebagai alternatif pangan dalam menghadapi krisis pangan dunia. 

"Sorgum bisa jadi harapan yang kita miliki, selain menjadi alternatif pangan dan mengurangi ketergantungan impor gandum dan jagung sebagai sumber pangan kita, menanam sorgum bisa membuat unsur hara tanah menjadi subur," kata Diana Widiastuti, socio-preneur dari Sorgha Sorghum Sejahtera.

Diana selama 7 tahun terakhir fokus dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pertanian sorgum sebagai pangan sehat untuk masyarakat di pelosok Indonesia. (RO/OL-7)

Baca Juga

Ist

Dukung Energi Baru Terbarukan, Gerai KFC Manfaatkan PLTS

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 18:53 WIB
KFC Indonesia merupakan restoran cepat saji pertama di kawasan Greater Asia yang memanfaatkan PLTS dalam memenuhi kebutuhan tenaga...
MI/Bary Fathahilah.

Buah-buahan yang Mengandung Vitamin C

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 18:35 WIB
Tubuh harus menerima vitamin C dari luar, yaitu dengan mengonsumsi buah-buah yang mengandung vitamin...
ANTARA/ANIS EFIZUDIN

Kemendikbud Ristek Gelar Ruwatan Bumi dan Orchestra dalam Rangkaian G20

👤Syeha Alhaddar 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 18:21 WIB
“Meruwat itu sebetulnya semacam ritual doa yang mengharapkan agar melalui kegiatan yang dilakukan, bumi dapat sehat kembali,"...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya