Jumat 27 Mei 2022, 17:40 WIB

The Magic Box Solusi Alternatif Mengolah Sampah

Dinda Shabrina | Humaniora
The Magic Box Solusi Alternatif Mengolah Sampah

Dok Sampangan Indonesia
Prosesi ekspor perdana The Magic Box pada April 2022 lalu.

 

TEKNOLOGI karbonisasi The Magic Box adalah teknologi milik Sampangan Indonesia yang dipatenkan, dirancang serta diproduksi di Indonesia. The Magic Box merupakan mesin pengolah sampah yang ramah lingkungan dan tidak menghasilkan emisi karena menggunakan teknologi karbonisasi.

The Magic Box menggunakan sistem modular yang memiliki kapasitas pengolahan hingga 10 ton sampah per hari dan dapat ditingkatkan lagi sesuai volume sampah yang akan diolah. Teknologi karya anak bangsa ini pertama kalinya diekspor ke Brazil pada 21 April lalu.

“Sistemnya plug and play yang hanya membutuhkan 1-2 minggu pemasangan. Juga membutuhkan biaya operasi yang rendah dalam hal tenaga kerja, pemeliharaan dan listrik,” jelas Chief Executive Officer dari Sampangan, Muhammad Fauzal Rizki dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/5).

Pada 2020 lalu, Sampangan terpilih untuk mewakili Indonesia di Accelerate 2030, program akselerator terbesar di dunia yang diselenggarakan oleh Impact Hub Jenewa dan UNDP. Sampangan menggandeng Solubio Brazil untuk bekerja sama mengurangi emisi dan mengupayakan praktik pertanian yang ramah lingkungan.

Untuk itu Sampangan berkolaborasi dengan Solubio mendirikan pilot proyek internasional pertama mereka di Kota Jatai dan Rio Verde, Brazil. The Magic Box akan dipasang di tempat pembuangan sampah pemerintah dan perkebunan untuk mengolah limbah mereka dan mengubahnya menjadi Sampangan Agriculture Solution (karbon aktif, pupuk organik, dan pestisida organik).

The Magic Box dapat mengubah limbah pertanian menjadi karbon aktif yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman, mengurangi penggunaan air hingga 50%, memperbaiki pH tanah serta menciptakan habitat alami bagi mikroorganisme dengan jangkauan yang luas.

Asap cair yang menguap dari The Magic Box dapat digunakan sebagai pestisida organik. Selain itu juga sebagai penghilang bau, fungisida dan herbisida, yang mana karbon cair ini merupakan pupuk organik yang bermanfaat.

Fauzal menyampaikan melalui The Magic Box ini Sampangan ingin mempercepat proses penciptaan ekonomi sirkular penuh di bidang pertanian dengan solusi tersebut.

“Dalam perjalanan menuju masa depan. Sampangan ingin mewujudkan Zero Waste World. Di mana setiap sampah yang kita semua hasilkan diubah kembali menjadi produk ramah lingkungan yang tentunya memiliki nilai. Hal ini dapat kita capai dengan inovasi, kolaborasi teknologi dan model bisnis di tingkat nasional maupun internasional,” tandas Fauzal Rizki. (X-12)

Baca Juga

ANTARA/Syifa Yulinnas

Ini Pentingnya Menjaga Etika di Dunia Digital

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 06 Juli 2022, 09:45 WIB
"Supaya tidak menimbulkan misinformasi. Jadi kita melakukan konfirmasi, akurasi, dan apa saja yang diperlukan sehingga apa yang ingin...
MI/RAMDANI

Sakit Kepala jadi Gejala Dominan Subvarian BA.4 dan BA.5

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 06 Juli 2022, 09:20 WIB
Tata laksana yang dilakkukan saat ini masih berupa terapi simptomatis, bisa dengan memberikan pain killer oral atau...
ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo

Guru Harus Persiapkan Peserta Didik Hadapi Tantangan Masa Depan

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 06 Juli 2022, 08:45 WIB
Setidaknya di era digital dan kemajuan artificial inteligent (AI) sektor pendidikan menjadi kunci dengan mengandalkan peran sentral dari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya