Selasa 24 Mei 2022, 18:42 WIB

30,7 Juta Masyarakat Rentan dan Umum Sudah Divaksinasi Booster

Theofilus Ifan Sucipto  | Humaniora
30,7 Juta Masyarakat Rentan dan Umum Sudah Divaksinasi Booster

Antara
Ilustrasi

 

SEBANYAK lebih dari 30 juta masyarakat rentan dan umum sudah menerima vaksin covid-19 dosis ketiga atau booster per Selasa (24/5). Program vaksin booster bagi masyarakat sudah berjalan sejak 12 Januari 2022.

“Jumlahnya sebanyak 30.724.222 orang,” tulis keterangan di laman vaksin.kemkes.go.id.

Kemenkes juga memerinci data penerima vaksin booster berdasarkan kategori usia dan profesi. Sebanyak 1.615.788 tenaga kesehatan (nakes) rampung menerima vaksin booster per hari ini.

Vaksinasi booster untuk nakes lebih dulu diatur dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor: HK.02.01/1/1919/2021. Vaksin dosis ketiga untuk tenaga kesehatan menggunakan merek Moderna karena memiliki efikasi yang lebih tinggi dibandingkan merek vaksin lain.

Sebanyak 4.484.147 lanjut usia telah terproteksi vaksin booster. Kemudian 6.640.056 petugas publik dan 602.591 tenaga pendidik juga sudah disuntik dosis ketiga.

Berikutnya, 486.295 orang menerima vaksin booster dari skema Gotong Royong. Sebanyak 553.744 anak usia 12 hingga 17 tahun turut terlindungi vaksin booster.

“Sedangkan anak usia 6 hingga 11 tahun sudah 1.503 orang yang menerima vaksin booster,” tulis keterangan tersebut. (OL-8)

Baca Juga

MI/ROSMERY SIHOMBING

Pariwisata Gunungkidul Layak Jadi Bali Baru

👤Rosmery Sihombing 🕔Sabtu 20 Agustus 2022, 06:57 WIB
Kabupaten Gunungkidul banyak terbantu dengan  pengembangan  jalur jalan lintas selatan (JJLS) atau dikenal dengan...
DOK/ASTRA INTERNASIONAL

Kemenko PMK Gandeng SMK Binaan Astra Tingkatkan Kemandirian Pangan dan Perbaikan Lingkungan

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 23:25 WIB
Gerakan Penanaman 10 juta Pohon ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menyadari persoalan lingkungan saat...
FOTO/researchgate.net

Inilah Bahaya yang Mengerikan Akibat BPA 

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 23:23 WIB
Paparan BPA memiliki risiko terhadap gangguan perkembangan janin, menghasilkan kondisi feminisasi janin, fetus infertilitas, kualitas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya