Sabtu 14 Mei 2022, 20:03 WIB

Kemenkes Minta Orang Tua Dapat Deteksi Dini Hepatitis Akut

Kautsar Widya Prabowo | Humaniora
Kemenkes Minta Orang Tua Dapat Deteksi Dini Hepatitis Akut

Medcom
Siti Nadia Tarmizi

 

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) meminta orang tua dapat lebih waspada menjaga anaknya dari ancaman infeksi hepatitis akut. Deteksi dini terhadap penyakit tersebut penting dilakukan.

"Kalau memang ada kasus seperti mual, muntah, dan diare jangan tunda ke fasilitas kesehatan, langsung ke layanan kesehatan," ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Sabtu (14/5)

Nadia menjelaskan pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan hepatitis akut. Salah satunya melalui Public Health Emergency Operation Centre (PHEOC).

Selain itu, untuk menentukan pasien hepatitis akut melalui dua kali penyaringan. Pertama, yang bersangkutan harus dipastikan tidak
terinfeksi hepatitis a, b, dan lainnya.

Selanjutnya dapat dilakukan pemeriksaan melalui laboratorium. Sehingga dapat dipastikan yang bersangkutan mengalami gejala hepatitis akut atau penyakit lainnya.

"Makanya kadang-kadang kalau kita liat dia sudah masuk hepatitis akut berat tapi kemudian dikeluarkan lagi karena di laboratorium ditemukan penyebab (lainnya)," bebernya.

Perlu diketahui, sebanyak tujuh pasien anak meninggal dunia diduga akibat hepatitis akut. Mereka disinyalir terlambat dirujuk ke rumah sakit.

"Untuk pasien yang meninggal ini hampir semuanya dirujuk dengan keterlambatan sampai di rumah sakit," kata Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Jakarta Mohammad Syahril dalam konferensi pers, Jumat, 13 Mei 2022.

Syahril juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa hepatitis akut ini juga bisa menyerang pada orang yang di atas umur 16 tahun. Mengingat, empat dari 18 pasien yang ada berusia 16-20 tahun, syarat yang harus diingat adalah jangan sampai ada kontak erat dengan pasien hepatitis akut.

Untuk menjadikan parameter hepatitis akut ini adalah 16 tahun tetapi Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) membuka satu klasifikasi dengan kontak erat. (OL-8)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Nyoman Hendra W

Data Risiko Bencana Global Penting untuk Ketangguhan Dunia

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 26 Mei 2022, 15:22 WIB
"Pengumpulan data secara global dibutuhkan untuk menciptakan data statistik bencana yang...
Antara/Fauzan

BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sejumlah Daerah

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 26 Mei 2022, 15:15 WIB
Sejumlah wilayah akan diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga disertai angin kencang dan...
Instagram @drg.triputra

Ini Alasan Tri Putra Konsisten Suarakan Kesehatan Gigi Lewat Media Sosial

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 26 Mei 2022, 13:00 WIB
Tri menceritakan, awal mula dirinya membuat video tindakan-tindakan medis terhadap pasiennya karena ingin membuat masyarakat lebih paham...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya