Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGINJAK usia 30 tahun banyak sekali perempuan khususnya merasa kondisi kulit sudah tidak sekencang dulu saat pada awal usia 20 tahunan.
Hal ini dikarenakan seiring bertambahnya usia, produksi kolagen atau minyak alami pada kulit berkurang yang mengakibatkan kulit menjadi kering dan muncul keriput di area wajah.
Tak heran jika banyak perempuan yang merasa insecure saat menginjak usia kepala 3 ini.
Penggunaan produk skincare pun banyak digunakan dengan berbagai macam kandungan, berharap kulit kembali kencang, namun jika sudah terlanjur mengalami kondisi sagging, hal itu tidak banyak menolong.
Kendati demikian, perawatan yang tepat bisa mengembalikan kondisi kulit wajah seperti yang diinginkan dengan treatment terbaru dari Euroskinlab yaitu DNA Matrix Plus.
Treatment DNA Matrix Plus ini merupakan bio stimulating gel dengan teknologi bio restrucruting di mana menggunakan bahan dasar Polynucleotide (PN) dengan viskositas tinggi yang dapat meregenerisasi lapisan dermis dan menghasilkan intense lifting pada kulit.
Baca juga: Praktisi Kesehatan: Kunyit Bisa Cegah Penyakit Kesehatan Serius
Selain itu hal yang membuat treatment ini spesial karena memiliki konsentrasi PN 2.5% lebih tinggi yang dapat memperbaiki tekstur kulit dengan teknik injeksi 5 titik tanpa rasa sakit.
Dengan mengedepankan konsep medical aesthetic, Euroskinlab sangat fokus pada efektivitas treatment DNA Matrix Plus ini, tidak hanya fokus pada pemulihan terhadap indikasi kulit wajah yang sagging tetapi banyak benefit yang akan dirasakan dari treatment ini.
Deputy Doctor of Euroskinlab, dr. Eliza Ennio Gunawan, mengatakan,“Kami sangat concern sekali dengan kebutuhan dari klien, sehingga treatment DNA Matrix Plus ini tidak hanya fokus pada kulit wajah yang sagging akibat faktor usia saja, namun kami juga melihat dari sisi penyebab lainnya."
"Oleh karena itu treatment ini memiliki benefit yang spesial lainnya seperti menangkal radikal bebas, di mana kandungan Polynucleotide yang berperan penting di sini," kata dr.Eliza
"Saat degradasi terjadi terhadap Polynucleotide oleh enzim tubuh yang menghasilkan metabolit bebas pada area ekstraseluler. Hal ini dapat memperkuat proteksi terhadap radikal bebas,” tuturnya.
Lebih lanjut dr. Eliza menuturkan,“Treatment DNA Matrix Plus ini juga memiliki efek melembapkan, menstimulasi produksi kolagen tipe I serta memiliki gym effect di mana kontraksi collagen memberikan efek lifting dan restrukturisasi sel."
"Jadi dengan melakukan treatment DNA Matrix Plus, kekhawatiran banyak orang karena mengalami kulit saggy bisa teratasi dengan efektif,” ucap dr. Eliza.
"Memiliki penampilan yang optimal di usia yang matang bukan lagi sebuah angan-angan apalagi hal yang perlu dikhawatirkan," jelasnya.
"Karena dengan melakukan treatment DNA Matrix Plus 1 kali per 2 minggu untuk recovery dan 1 kali per 4-6 bulan untuk maintenance bisa mengembalikan kepercayaan diri," ucap dr.Eliza. (Nik/OL-09)
Brightlogy diperkenalkan sebagai face cream dengan kandungan 1% hexylresorcinol yang diklaim setara dengan 4% hydroquinone, bahan pencerah yang penggunaannya diatur secara ketat.
Gangguan pada skin barrier dapat meningkatkan transepidermal water loss (TEWL) serta memicu respons neuro-inflamasi, yang membuat kulit semakin reaktif terhadap berbagai stimulus.
Pasien saat ini semakin selektif dan menginginkan hasil yang terlihat alami, bukan berlebihan, sekaligus tetap aman untuk penggunaan berulang.
Dengan pendekatan berbasis customer-centric dan solution-first, Miracle mengidentifikasi tiga isu pokok hiperpigmentasi berdasarkan skin issues atau cases.
Seluruh produk inovasi ERHA Skincare mengedepankan clinically created, dermatologist trusted
Air beras untuk wajah, cuci muka pakai air beras, manfaat air beras, skincare alami, kulit glowing, rice water skincare, perawatan wajah tradisional
Reaksi emosional selama ini kerap dianggap persoalan selera pribadi, dipengaruhi oleh DNA masing-masing individu merespons karya seni.
Meskipun teknologi DNA telah menjadi standar global dalam forensik kehutanan, penerapannya di Indonesia hingga kini masih tergolong terbatas.
Kerangka Neanderthal berusia hingga 187 ribu tahun ditemukan menyatu dengan dinding gua di Italia. Manusia Altamura menyimpan DNA purba tertua di dunia.
Selain upaya pencarian fisik dan forensik, Kemenag juga memastikan hak-hak administratif jemaah tetap terjaga.
Keluarga Alvaro Kiano Nugroho masih menunggu hasil tes DNA dari RS Polri sebelum memakamkan bocah 6 tahun yang menjadi korban pembunuhan ayah tirinya, Alex Iskandar
Studi terbaru menemukan perbedaan tiga huruf genetik dalam “genom gelap” yang membuat wajah neanderthal lebih besar dan kuat dibanding manusia modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved