Minggu 24 April 2022, 11:00 WIB

Penambahan 3 Vaksin Dasar Lengkap Cegah Kematian Ibu dan Anak

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Penambahan 3 Vaksin Dasar Lengkap Cegah Kematian Ibu dan Anak

ANTARA / Muhamad Ibnu Chazar
V AKSINASI PCV: Tenaga kesehatan menyiapkan vaksin PCV saat imunisasi pneumonia gratis di Karawang, Jawa Barat, Kamis (16/9/2021).

 

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan penambahan 3 jenis vaksin ke dalam program imunisasi rutin lengkap, yaitu PCV, Rotavirus dan HPV karena melihat ada 2 problematika besar di Indonesia.

Pertama adalah kematian ibu, dan kedua kematian anak. Kematian ibu di Indonesia banyak diakibatkan oleh kanker, yakni kanker serviks dan kanker payudara. Sementara kematian anak paling banyak diakibatkan oleh infeksi dan yang paling tinggi adalah diare dan pneumonia.

Sebelumnya ada 11 jenis vaksin yang masuk program imunisasi rutin lengkap. Dalam 15 bulan pertama dirinya menjabat sebagai Menteri Kesehatan, ia melihat bahwa intervensi kesehatan yang lebih murah dan lebih efektif itu kalau dilakukan di hulu dengan imunisasi.

"Kita cek ada vaksinnya untuk ibu itu vaksin kanker serviks, (vaksin) yang untuk kanker payudara belum ada. Selanjutnya untuk mencegah pneumonia pada anak dengan menggunakan vaksin PCV dan diare ada vaksin rotavirus," kata Budi, Minggu (24/4).

Secara spesifik, vaksin PCV bertujuan untuk mencegah penyakit radang paru, radang selaput otak, radang telinga yang disebabkan oleh bakteri Pneumokokus. Vaksin Rotavirus untuk mencegah diare berat dan komplikasinya yang disebabkan oleh virus Rota. Sementara vaksin HPV untuk mencegah kanker leher rahim (kanker serviks) pada perempuan.

Ketiga vaksin tersebut akan menjadi bagian dari imunisasi rutin lengkap yang dilakukan bertahap. Vaksinasi HPV sebelumnya sudah dilakukan di sejumlah kabupaten/kota, di antaranya Yogyakarta.

Budi melanjutkan vaksinasi HPV sudah dilakukan cukup lama. Sehingga vaksinasi HPV harus cepat dilakukan secara masif di seluruh Indonesia karena hasilnya menunjukkan baik.

"Jadi di daerah-daerah seperti Yogjakarta itu sudah dilakukan dan hasilnya baik. Kita ingin agar ini (vaksinasi HPV) cepat-cepat bisa diluncurkan secara nasional untuk bisa menurunkan kematian ibu yang disebabkan oleh kanker serviks, karena kanker makin lama makin naik kematiannya di Indonesia," ujarnya. (H-1)

Baca Juga

Dok BMP

Bunda Merah Putih Salurkan Bantuan ke Masyarakat Terdampak Gempa  

👤Media Indonesia 🕔Sabtu 26 November 2022, 22:20 WIB
GERAKAN kemanusiaan dalam membantu masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilaksanakan Bunda Merah...
MI/HERI SUSETYO

Khofifah Syukuri Terpilih sebagai Governor of The Year for Education and Empowerment 2022

👤Heri Susetyo 🕔Sabtu 26 November 2022, 20:35 WIB
Penghargaan ini merupakan kinerja dan ikhtiar bersama seluruh elemen strategis pendidikan di Jawa...
Dok. Istimewa

Pomparan Marga Limbong Harus Siap Jadi Aset Bangsa pada 2045

👤Irvan Sihombing 🕔Sabtu 26 November 2022, 20:25 WIB
PERSATUAN di kalangan masyarakat Batak khususnya pomparan (keturunan) marga Limbong menjadi kunci menuju Tahun 2045 yang sarat dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya