Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 yang melanda seluruh dunia selama sekitar dua tahun terakhir memang telah melumpuhkan banyak sektor, terutama perekonomian. Karena itu seiring mulai melandainya wabah tersebut, kebangkitan berbagai industri di Tanah Air sangat diharapkan, termasuk industri fashion muslim.
Momentum itulah yang coba dimanfaatkan salah satu brand lokal Hidahasan Indonesia dengan meluncurkan series terbaru yang bernama The Precious Monogram pada 18 Maret silam. The Precious Monogram adalah series terbaru yang mana untuk pattern nya langsung di create oleh designernya langsung Hida Hasan kemudian disempurnakan oleh #HHTEAM, tim Creative dari HidaHasan Indonesia.
Baca juga: Gandeng 20 Desainer Ternama, Herborist Gelar Bali Fashion ...
The Precious Monogram ini hadir dengan 15 warna. The Precious Monogram adalah hologram terbaru dari HidaHasan Indonesia dengan teknik lukisan yang dibuat sesimple mungkin. Tingkat kesulitan dari series ini karena designer mengharuskan untuk hologram terbaru dilukis.
Hida Hasan memang terkenal dengan orang yang picky, sehingga setiap series tidak akan launching jika dianggap tidak sempurna. Karena memang identitas brand HidaHasan Indonesia menggunakan teknik water colour atau teknik lukisan yang dilukis diatas canvas kemudian dimasukkan ke dalam teknik digital.
Semua kemasan dari series terbaru The Precious Monogram dicreate dengan trademark warna bold yaitu hitam. Semua packaging harus eksklusif dan mewah. Dan yang luar biasa dalam penjualan di era pandemi ini dalam 3 jam pertama bisa terjual dengan angka 2 digit.
Ciri khas dari HidaHasan Indonesia ini apabila untuk penjualan sudah sold out di batch pertama maka tidak akan lagi repeat production. Hal itu dijabarkan designernya Hida Hasan yang mempunyai prinsip bahwa untuk menjadi sebuah brand yang terkenal tidak harus dengan membuat stock hijab yang unlimited agar saat memakai juga ada bentuk prestigious, eksklusif dan ada image dari limitednya karena sulit ditemukan saat kita berjalan-jalan berpapasan dengan banyak orang itu tidak pasaran secara warna dan motif.
“Agak lucu aja sih kalau misalkan saat kita pergi ke mall terus mendapatkan hijab yang sama dan warna yang sama dengan orang yang memang tidak kita kenal,”ujar Hida Hasan.
Produk ini juga digandrungi para selebgram dan artis tanah air dan sosialita di Jakarta. Mereka minta dikirimkan produknya karena mereka sangat excited dengan seriesnya. Jadi scarves ini juga dipakai oleh Krisdayanti, Intan Fhadilah, Gegfia (Febrian Nurvianti), Nova Marlis, Okky Asokawati dan masih banyak lagi.
Dengan sudah banyaknya channel distributor dan reseller di setiap kota yang sangat memudahkan bagi customer untuk mendapatkan produk HidaHasan. Dan customer juga bisa membeli melalui website dan di e-commerce official yang sudah terdaftar baik di Shopee, Bli-Bli dan Tokopedia.
"Harapannya untuk The Precious Monogram ini akan menjadikan perempuan Indonesia terinspirasi berhijab serta berfashion dengan pakaian muslim," ujarnya. (RO/A-1)
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ASOSIASI Garmen dan Tekstil Indonesia (AGTI) menggelar pertemuan dengan jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai guna membahas berbagai persoalan strategis dalam penguatan ekosistem industri tekstil nasional dari sektor hulu hingga hilir.
Pelaku industri kecil menengah (IKM) Kota Bandung siap untuk memperluas pasar ekspor, terutama melalui kemitraan manufaktur dengan pelaku industri kreatif Australia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap identitas mafia penyelundupan tekstil, baja, dan barang lainnya yang siap ditangkap.
Hingga kuartal I 2025, investasi baru di sektor industri tekstil mencapai Rp5,40 triliun, menyerap 1.907 tenaga kerja tambahan, dan menjaga total lapangan kerja pada angka 3,76 juta orang.
ekonom menyebut gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia berpotensi semakin besar, terutama di industri padat karya seperti tekstil dan alas kaki.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved