Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
UNDANG perusahaan rintisan (startup), wirausahawan hingga korporasi dari lintas sektor maupun tingkatan untuk berinovasi dan kolaborasi, P&G Indonesia memperkenalkan P&G Solve, sebuah kompetisi inovasi pertama dari perusahaan FMCG globaltersebut.
P&G Solve bertujuan untuk mencari dan menciptakan solusi nyata dalam menjawab tantangan di industri Fast Moving Consumer Good (FMCG) yang luas dan cepat.
P&G Solve memiliki misi untuk merubah pola keterikatan perusahaan dengan mitra eksternalnya agar dapat memenuhi kebutuhan perusahaan dan menciptkan lingkungan yang lebihkolaboratif dengan semangat “Semua Menang”.
P&G SOLVE memberikan kesempatan bagi para startup, wirausahawan, dan korporasi terpilih untuk mendapatkan Proof of Concept (PoC) atau bukti konsep1, Paid Pilot (program percontohan), serta kolaborasi dan akses dari P&G Indonesia untuk memajukan bisnis, memimpin arus perubahan pasar hingga menjawab kebutuhan konsumen yang semakin berkembang.
Saat ini, industri FMCG tengah menghadapi perubahan dan akselerasi cepat dari inovasi dan teknologi mulai dari Automatisasi, rantai pasokan, sustainability hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang mampu meningkatkan interaksi perusahaan dengan konsumen dan retailer.
Baca juga: Startup Studio Indonesia Batch 4 Resmi Dimulai, Ini 15 Startup yang Lolos Seleksi Kemenkominfo
“Inovasi sudah menjadi bagian dari DNA P&G sejak lebih dari 180 tahun lalu. Kami senang dapat memperkenalkan P&G Solve, sebuah inovasi yang bertujuan untuk merangkul ekosistem startup hingga organisasi besar melalui pendekatan luar-dalam sehingga bisa saling memberikan manfaat satu sama lain," ujar Presiden Direktur P&G Indonesia, LV Vaidyanathan, dalam keterangan pers, Selasa (5/4).
"Kami percaya pada potensi besar industri di Indonesia dapat memicu semangatkolaborasi demi mendorong inovasi dan menciptakan dampak bagi P&G dan masyarakat secara keseluruhan” ujar LV Vaidyanathan.
Edisi pertama P&G Solve, P&G Indonesia berkolaborasi dengan Angel Investment Network Indonesia (ANGIN), jaringan investasi terbesar di Indonesia. Managing Director ANGIN, David Soukhasing mengungkapkan bahwa P&G SOLVE mengemban misi yang sama dengan ANGIN untuk menjembatani kesenjangan dalam ide-ide terobosan yang dapat memenuhi kebutuhan industri.
“Sejak didirikan di 2013, ANGIN bekerja sama dengan lebih dari 200 investor lokal dan asing terkemuka, dan melalui platform investasinya, telah menyaring lebih dari 6000 proposal," jelasnya.
"Oleh karena itu, Kami senang dapat bekerja sama dengan P&G Indonesia untuk memperkuat P&G Solve dan menciptakan program yang bermanfaat bagi para partisipan," kata Soukhasing.
"Kami percaya P&G Solve akan membuka peluang untuk memajukan inovasi di industri FMCG, melalui aktivitas co-creation dan praktik terbaik yang dikerjakan bersama di program ini,” jelasnya.
“Dengan program yang dikembangkan secara serius, kami optimis P&G SOLVE akan mampu menjawab tantangan bisnis masa depan dan berkontribusi signifikan terhadap perkembangan teknologi maupun bisnis P&G Indonesia, sejalan dengan misi kami menjadi Kekuatan untuk terus Tumbuh,” tutup LV.
Rangkaian program P&G Solve terdiri dari Engagement Day, Co-creation Session, dan Pitch Day.
Selama program 1 bulan, peserta terpilih akan menghadiri Engagement Day sebagai kegiatan pertama sekaligus kesempatan untuk mulai berjejaring dengan para pemimpin dan ahli, dan selain itu, terdapat sesi 1-on-1 dengan para pakar dari P&G Indonesia.
Di akhir program, para peserta harus mengajukan solusi.
Para peserta bisa mendaftar di www.pgsolve.com hingga 20 April 2022. Sejalan dengan misi P& dalam kesetaraan gender, kami juga sangat mendorong para pemimpin dan pemilik bisnis untuk bergabung. (RO/OL-09)
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
STARTUP kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Zarfix, resmi menjadi sorotan internasional setelah tampil dalam ajang 'Take Off Istanbul' di Istanbul, Turki.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Tokyo X-Hub 2025 mengundang 10 startup Jepang yang berbasis di Tokyo untuk mengeksplorasi pasar Indonesia.
Diskusi berfokus pada bagaimana Indonesia dan Australia dapat memperkuat kolaborasi di bidang teknologi, kewirausahaan, dan inovasi.
Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi kemitraan strategis antara 24 perusahaan rintisan (startup) Indonesia terpilih dengan korporasi dan ekosistem startup luar negeri.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved