Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BEKERJA sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Tarumanagara (Untar) menggelar International Conference on Economics, Business, Social, and Humanities (ICEBSH) dan International Conference on Applied Science and Engineering (ICASTE) 23-24 Maret 2022.
Acara yang dilaksanakan secara daring itu dihadiri 485 peneliti dari 9 negara yaitu Belgia, Jepang, Taiwan, Tiongkok, Filipina, Malaysia, Timor Leste, India, serta Indonesia, Rektor Untar, Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan dalam sambutannya menyampaikan beberapa tahun terakhir konferensi-konferensi yang diselenggarakan memang menjadi berbeda karena pandemi Covid-19.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada LPPM Untar dan panitia pelaksana atas kerja keras, dedikasi, dan komitmennya sehingga konferensi dapat terlaksana. Kolaborasi dengan universitas dalam dan luar negeri sangat diperlukan karena akan meningkatan kualitas karya para dosen dan mahasiswa, serta memberi manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat dengan mempublikasikan penelitian tersebut," ujar Rektor.
Ketua Panitia ICASTE-ICEBSH Dr. Eng. Titin Fatimah, S.T., M.Eng. mengatakan konferensi ini memiliki tujuan mengumpulkan pemikiran-pemikiran positif dan berharga dalam berbagai topik dengan memberi wadah bagi para peneliti, praktisi, aparat pemerintah, akademisi, serta pakar untuk berbagi, bertukar pemikiran, pengalaman, dan mengembangkan koneksi.
Adapun topik yang diangkat saat ini merupakan topik yang popular untuk dikaji secara ilmiah. 'The Usage of Information and Communication Technology (ICT) in Developing the Competent Human Resources' menjadi tema ICEBSH. Sedangkan ICASTE mengambil tema 'Sustainable Planning for Natural Environment and Human Living to Face the Challenges of Climate Change.'
Ketua LPPM Untar, Assoc. Prof. Ir. Jap Tji Beng, MMSI., Ph.D. yang juga menjadi salah satu pembicara, mengatakan bahwa besarnya jumlah publikasi penelitian yang dihasilkan para pemakalah sungguh luar biasa. Hal ini menunjukkan semangat yang tinggi untuk menghasilkan karya.
"Perencanaan alam berkelanjutan, semakin tinggi urgensinya dalam menghadapi masalah iklim dan teknologi informasi dalam komunikasi pun juga terus berkembang dengan kemajuan zaman, seperti munculnya konsep metaverse yang dapat melahirkan berbagai aplikasi baru di masa mendatang. Teknologi informasi menjadi faktor kunci yang harus difokuskan secara kreatif dan kolektif untuk mengembangkan pengetahuan dalam menghadapi situasi yang tidak mudah ini," jelasnya.
Dalam konfrensi ini, Sebastian Boell, Ph.D. pakar sistem informasi dari The University of Sydney, Australia menjadiu pembicara kunci. Ia menyampaikan topik mengenai Information and Communication Technology (ICT).
Pembicara lainnya, Prof. Kiyoko Kanki mengangkat topik tentang “Local Initiatives and Area Planning for Sustainability in the Suburban Residential Area-Katsurazaka, Kyoto, Japan. Sedanghkan Prof. Ir. Dr. Mohd. Sapuan Salit dari Universiti Putra Malaysia membahas mengenai karakterisasi komposit biopolimer pati diperkuat serat nanoselulosa yang memiliki potensi untuk dikembangkan sehingga dapat menggantikan produk konvensional seperti kayu dan plastik.
Sedangkan pembicara dari Untar, Assoc. Prof. Ir. Jap Tji Beng, MMSI, Ph.D. membahas mengenai institusi teknologi informasi untuk sumber daya manusia di negara berkembang yang dimoderatori oleh Assoc. Prof. Dr. Monty P. Satiadarma. (RO/OL-15)
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
UNSIA berencana untuk menjadi Google Reference University pertama di Indonesia serta fokus menjadi hub inovasi melalui World University Ranking for Innovation (WURI).
Yayasan Pendidikan Universitas Presiden (YPUP) mendukung penuh atas pendirian ICPI-PU di lingkungan President University.
HAKIM Konstitusi Saldi Isra, mempertanyakan dasar pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) kepada perguruan tinggi dalam sidang lanjutan pengujian UU Minerba.
Musim pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 semakin dekat.
Transformasi itu bergerak jauh lebih cepat daripada siklus kebijakan pendidikan tinggi yang selama ini kita kenal.
KOLABORASI menjadi kunci dalam upaya mempercepat pemulihan usai terjadinya bencana Sumatra. Salah satu yang berperan penting adalah kolaborasi mahasiswa dan perguruan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved