Senin 14 Maret 2022, 21:19 WIB

Dukung Peduli Pasien Covid-19, Apotek Kimia Farma Beri Kemudahan

mediaindoneia.com | Humaniora
Dukung Peduli Pasien Covid-19, Apotek Kimia Farma Beri Kemudahan

Ist
Konsumen membeli obat di outlet apotek Kimia Farma.

 

KASUS covid-19 semakin menurun di Indonesia dari waktu ke waktu. Namun kasus covid-19 yang terkait dengan varian baru Omikron masih ditemukan di beberapa daerah.

Dengan vaksinasi covid-19 yang terus digencarkan pemerintah, maka herd immunity akan kian meningkat. Jumlah kasus covid-19 berat dan menimbulkan kematian terus menurun.

Namun dengan masih merebaknya varian baru Omikron, masyarakat diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dengan terus didorong mengikuti kegiatan vaksinasi covid-19 dosis booster.

Dalam untuk menekan dan mencegah kasus covid-19 di Tanah Air, sebagai sahabat sehat masyakat Indonesia, PT Kimia Farma Apotek (KFA) yang merupakan anak perusahaan PT Kimia Farma turut memberi kemudahan bagi masyarakat.  

Baca juga: Mengenal Vaksin Covid-19 dan Boosternya 

Dalam upaya mendukung Kemenkes RI dalam mencegah dan mengobati pasien covid-19, sebagai BUMN, KFA menghadirkan program pembelian obat dan vitamin dengan promo cashback.  

"Di bulan Maret 2022, bagi nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) khususnyapemegang BSI Hasanah Card, akan mendapatkan privilege tambahan," kata Direktur Utama PT KFA Nurtjahjo Walujo Wibowo dalam keterangan pers, Senin (14/3)

Adapun beberapa program yang bisa digunakan oleh para pemilik BSI Hasanah Card, berkesempatan mendapatkan cashback 10% hingga Rp50 ribu.

“Program KFA periode Maret ini, kami bekerja sama dengan PT BSI, semata sebagai bentuk kepedulian kami agar masyarakat yang sedang membutuhkan pengobatan ataupun vitamin, bisa mendapatkan kemudahan," kata Nurtjahjo.

"Hanya dengan pembelian minimal Rp 250 ribu pemegang BSI Hasanah Card bisa mendapatkan cashback 10% yang akan dikreditkan maksimal 45 hari kedepan,” jelasnya.

Ditambahkan pula, akan ada ekstra cashback jika melakukan pembelian obat serta vitamin melalui Aplikasi Kimia Farma Mobile ataupun datang langsung ke outlet Kimia Farma Apotek terdekat.

"Kimia Farma Mobile, merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Kimia Farma Apotek," jelasnya.

Dengan Kimia Farma Mobile, masyarakat umum bisa melakukan transaksi pembelian obat atau produk lainnya yang dijual di seluruh outlet Kimia Farma Apotek.

 “Kimia Farma Mobile diciptakan agar masyarakat Indonesia mendapatkan kemudahan dalam melakukan transaksi, terlebih kondisi pandemi membuat kita memiliki keterbatasan dalam beraktifitas,” tegas Nurtjahjo.

Diharapkan dengan hadirnya Kimia Farma Mobile, masyarakat dapat terbantukan dan lebih efektif menentukan produk yang ingin dibeli.

Di dalam fitur Kimia Farma Mobile, setelah Anda melakukan instalasi, pengguna aplikasi bisa langsung mendapatkan informasi produk, mulai dari obat – obatan, produk kesehatan anak, vitamin, hingga produk kecantikan.

Setelah memilih produk yang diinginkan, pengguna aplikasi bisa langsung melakukan pembayaran dengan memilih metode pembayaran sesuai keinginan.

Selain melakukan pembayaran menggunakan BSI, konsumen juga dapat melakukan pembayaran menggunakan OVO dan LinkAja.

Kini KFA memiliki jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia dengan tidak kurang dari 1.174 gerai apotek yang tersebar di 34 provinsi dari Sabang sampai Merauke.

"Ini menjadi salah satu keunggulan KFA hingga dapat memberikan pelayanan terbaiknya bagi seluruh masyarakat Indonesia," tuturnya.

Selain memberikan kemudahan pembayaran, proses pengantaran pesanan juga dapat terkirim dengan cepat, dikarenakan pesanan dikirimkan dari outlet apotek terdekat dengan lokasi pemesanan.

"Bagi masyarakat yang memerlukan kebutuhan obat dengan cepat dan praktis, bisa segera mendownload aplikasi Kimia Farma Mobile di Google Play Store maupun App Store," ujar Nurtjahjo. (RO/OL-09)

 

Baca Juga

Antara

Libur Sekolah, Ini Rekomendasi Tempat Wisata dari Menparekraf

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 28 Juni 2022, 16:19 WIB
Dirinya mengingatkan masyarakat yang akan berlibur pada momentum libur sekolah, tetap menjaga kewaspadaan terhadap pandemi...
Antara

Menkeu: Butuh Anggaran Besar untuk Capai Target NDC

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 28 Juni 2022, 15:36 WIB
Hingga 2030, Indonesia setidaknya membutuhkan dana sebesar Rp3.461,31 triliun untuk mencapai target pengurangan emisi CO2, dengan 29%...
MI/Widjajad

Umuka Tawarkan Biaya Kuliah Murah Bagi Masyarakat Miskin

👤Widjajadi 🕔Selasa 28 Juni 2022, 14:35 WIB
UNIVERSITAS Muhammadiyah Karanganyar (Umuka)  yang didukung belasan dokter bergelar doktor dan profesor menawarkan kuliah biaya murah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya