Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
INDOSAT Ooredoo Hutchison (IOH) berkomitmen untuk terus memberdayakan perempuan Indonesia dengan kekuatan teknologi digital. Melalui berbagai program, IOH secara konsisten memasukkan pemberdayaan perempuan sebagai salah satu pilar program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mengurangi kesenjangan gender dengan memanfaatkan teknologi digital dalam menciptakan berbagai inovasi di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan perempuan.
Bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day –IWD) 2022, IOH kembali menegaskan komitmennya untuk senantiasa mengapresiasi dan mendukung perempuan-perempuan Indonesia untuk lebih berdaya.
Sejak 2012, Indosat Ooredoo telah melaksanakan INSPERA (Inspirasi Perempuan Indonesia) sebagai program CSR unggulan dengan tujuan mendorong kesetaraan gender.
Baca juga:IOH Perkuat Kerja Sama dengan Mitra Strategis
Pada 2021, program SheHacks mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk berkompetisi menciptakan solusi inovatif untuk menyelesaikan masalah perempuan, dan berhasil dikuti oleh 1.453 perempuan Indonesia serta mendapatkan 477 proposal solusi inovatif bagi perempuan.
SVP-Head of Corporate Communications IOH Steve Saerang mengatakan “Mewakili manajemen dan seluruh karyawan IOH, kami menyampaikan selamat Hari Perempuan Internasional untuk seluruh perempuan hebat Indonesia. Kami yakin perempuan memainkan peran penting untuk kemajuan suatu bangsa. Oleh karena itu, IOH akan terus mendukung para perempuan melalui program-program yang memberdayakan mereka, agar dapat memanfaatkan akses internet dan teknologi digital yang mampu meningkatkan kualitas hidup mereka dan keluarga. Hal ini juga sejalan dengan kampanye IWD 2022 #BreakTheBias di mana salah satu semangatnya adalah dunia dengan kesetaraan gender.”
Pilar pemberdayaan perempuan merupakan salah satu dari program CSR IOH yang bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi digital bagi kesejahteraan para perempuan Indonesia.
Melalui semangat tersebut, SheHacks lahir pada 2020 dalam bentuk kompetisi solusi inovatif bagi permasalahan yang dialami perempuan Indonesia.
Tidak sekadar kompetisi, SheHacks juga memiliki rangkaian kegiatan seperti talkshow, mentoring, strategic partners session, hingga buddy program untuk para finalis. Bekerja sama dengan mitra komunitas global dan lokal, SheHacks ingin turut mengajak lebih banyak lagi pihak yang peduli terhadap pemberdayaan perempuan.
“Tidak lama lagi program SheHacks akan kembali kami luncurkan di tahun ini. Kami berharap antusiasme pada program unggulan IOH tersebut akan lebih tinggi dari tahun sebelumnya, sehingga solusi-solusi inovatif yang muncul dapat memberi dampak yang lebih besar bagi perempuan Indonesia. Segera siapkan proposal terbaik kamu, baik yang masih berupa ide maupun MVP (Minimum Viable Product) untuk dapat berpartisipasi dalam SheHacks 2022. Dari perempuan, oleh perempuan, dan untuk perempuan,” tutup Steve. (RO/OL-1)
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Dampak psikologis pascabencana berpengaruh terhadap proses pemulihan sosial dan ekonomi, terutama di wilayah dengan kerentanan ekonomi tinggi seperti di Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved