Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana Lilik Kurniawan memaparkan tiga strategi guna menghadapi ancaman risiko dari bencana di Indonesia.
Lilik, pada diskusi yang diselenggarakan dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) diikuti secara daring di Jakarta, Rabu menyebut ancaman bencana dapat berupa peristiwa alam maupun nonalam, dan dari segi kerentanan dan kapasitas wilayah.
"Bagaimana cara mengurangi risiko bencana untuk mengurangi ancaman yang tadi, supaya ancaman tidak banyak terjadi, itu namanya program pencegahan, untuk mengurangi yang namanya kerentanan itu, namanya program mitigasi, dan untuk meningkatkan kapasitas itu program kesiapsiagaan," katanya.
Kemudian yang kedua adalah tindakan yang cepat sebelum terjadinya bencana, seperti menyiapkan situasi darurat dengan model-model klaster.
Pada satu wilayah yang rawan terjadi bencana, menurut Lilik, harus ada yang memiliki keahlian pencarian dan pertolongan, mengurusi pengungsian, menangani psikososial, masalah kesehatan serta harus ada yang siap mendukung masalah logistik, peralatan dan sebagainya.
"Ini harus dimiliki, baik di kabupaten/kota, provinsi maupun nasional. Sehingga yang kita sebut sebagai kolaborasi itu, kita lakukan sesuai dengan keahlian yang ada," ujar dia.
Baca juga : Erick Cek Persiapan Vaksinasi Booster di Kimia Farma
Menurut Lilik, strategi ketiga adalah pada saat pascabencana. Kolaborasi tersebut harus bisa membangun daerah-daerah yang terdampak bencana dengan cepat, dengan melibatkan seluruh komponen bangsa.
"Tentu masalahnya terkait dengan membangun kembali dengan lebih baik, lebih aman dari sebelumnya, dan lebih berkelanjutan. Sehingga masyarakat juga tidak hanya rumahnya yang dibangun, tapi ekonominya juga harus dibangun," kata dia.
Rakornas PB 2022 diikuti 7.000 peserta dari perwakilan kementerian/lembaga, TNI-Polri, pemerintah daerah, akademisi, lembaga usaha, media dan organisasi masyarakat, baik lokal, nasional maupun internasional.
Dari jumlah tersebut, 6.650 peserta hadir secara virtual, guna mengurangi potensi penularan Covid-19.
Sementara untuk 350 peserta yang hadir di ICE BSD Tangerang, Banten, diterapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, mulai dari pendaftaran, pelaksanaan, sampai dengan selesai kegiatan pada Kamis (24/2). (Ant/OL-7)
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Warga menyeberangi Sungai Jabak menggunakan gondola darurat menuju Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Gunung Semeru di Lumajang-Malang erupsi Selasa malam (17/2), kolom abu mencapai 800 meter. PVMBG ingatkan masyarakat hindari radius bahaya 5-17 km dari kawah.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BMKG menyepakati bahwa kemampuan lingkungan dalam merespons air hujan yang jatuh menjadi faktor penting terjadi atau tidak terjadinya banjir.
Jepang telah menjadikan geosains sebagai basis pengambilan keputusan tertinggi.
Korban merupakan warga Penjaringan, Jakarta Utara, yang sedang mengemudikan kendaraan bernomor polisi B 2148 BOK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved