Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
VERSI BA.2 dari Covid-19 varian Omikron tidak lebih ganas dari versi yang asli. Hal itu ditegaskan Organisais Kesehatan Dunia (WHO), Selasa (22/2).
Berdasarkan sampel yang diambil dari berbagai dunia, "Kami tidak melihat perbedaan keganasan dari vers BA.2 dibandingkan BA.1," ujar pejabat senior WHO Maria Van Kerhhove.
"Keganasan dua versi itu sama terkait risiko dirawat di rumah sakit. Hal ini penting karena di banyak negara terdapat penyebaran pesat baik versi BA.1 maupun BA.2," lanjutnya.
Baca juga: Buku Saku Covid-19 Panduan Hadapi Varian Omikron Diluncurkan
Van Kerkhove, yang memimpin bagian teknis dari tim tanggap Covid-19 WHO, membacakan temuan dari komite pakar yang mengawasi evolusi virus korona.
Kesimpulan WHO itu akan membuat sejumlah negara, termasuk Denmark, lega karena Covid-19 varian Omikron versi BA.2 banyak menyebar di sana.
WHO, dalam pernyataan resminya, mengatakan, berdasakan data awal, versi BA.2 dari varian Omikron tampaknya lebih menular dibandingkan BA.1.
"Namun, saat ini, penularan semua varian covid-19 tengah menurun di seluruh dunia," ungkap WHO.
Covid-19 telah menewaskan lebih dari 5,8 juta orang di dunia. Namun, WHO menduga angka sebenarnya bisa dua atau tiga kali lipat lebih tinggi. (AFP/OL-1)
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
KEMENTERIAN Kesehatan menyebut tidak ada potensi mutasi virus covid-19 pada libur Natal dan Tahun Baru 2024 nanti. Saat ini, yang terbaru masih berasal dari varian omikron, yaitu JN.1.
WHO melaporkan terdapat empat Variants Of Interest (VOI) dan lima Variants Under Monitoring (VUM) sebagai varian SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 yang kini mendominasi di dunia.
MALAYSIA kembali menganjurkan penggunaan masker di masjid dan surau untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 di negara tersebut.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan varian baru covid-19 XBB 1.5 dan XBB 1.16 berpotensi menurunkan kadar antibodi dari vaksinasi yang telah diberikan
KASUS covid-19 di Indonesia bertambah 1.343 pada Selasa, 18 April 2023. Total kasus konfirmasi positif di Indonesia mencapai 6.759.153 orang.
Tiga tinjauan Cochrane yang ditugaskan WHO mengungkap potensi besar obat GLP-1 untuk penurunan berat badan, namun pakar peringatkan risiko jangka panjang.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
DISEASE Outbreak News (DONs) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan laporan resmi meninggalnya pasien akibat infeksi virus Nipah (NiV) di Banglades
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
BARU-baru ini outbreak virus Nipah menyebabkan kewaspadaan kesehatan di banyak negara Asia. Infeksi virus Nipah pada manusia menyebabkan berbagai gejala, kenali penularan dan pengobatannya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved