Selasa 08 Februari 2022, 19:22 WIB

Pasien Covid-19 Dirawat Lebih Rendah Dibandingkan Kasus Delta 2021

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Pasien Covid-19 Dirawat Lebih Rendah Dibandingkan Kasus Delta 2021

AFP.
Ilustrasi.

 

KONDISI beberapa wilayah di Pulau Jawa-Bali saat ini terus dipantau mengingat Jawa-Bali menjadi klaster awal lonjakan kasus nasional yang terdampak paling tinggi. Gambaran terkini data konfirmasi kasus omikron menunjukkan sudah melebihi puncak gelombang kasus delta di beberapa daerah, seperti DKI Jakarta, Banten, dan Bali.

Kendati begitu, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit belum menyamai puncak kasus delta Juli-Agustus 2021. Dengan menjaga fasilitas layanan kesehatan bisa tetap berjalan optimal di masa lonjakan kasus, pemerintah meyakini mampu memberikan layanan bagi pasien yang membutuhkan.

Per 6 Februari 2022, DKI Jakarta mengkonfirmasi 15.825 kasus baru, melebihi puncak kasus delta yang mencapai 14.619 kasus. Kendati demikian, pasien covid-19 yang dirawat di rumah sakit karena omikron berjumlah 9.364 atau setengah dari 18.824 pasien yang dirawat di puncak kasus delta 2021. Begitu juga dengan Banten yang mencatat konfirmasi 4.885 kasus per 6 Februari 2022, lebih tinggi dari kasus delta yaitu 3.994 kasus.

Namun, pasien yang dirawat di RS berjumlah 966 orang. Ini jauh lebih rendah dibanding pasien yang dirawat di puncak gelombang delta, yaitu 4.268 orang. Masih di periode yang sama, kasus konfirmasi di Bali sebanyak 2.031, sedikit lebih tinggi dari puncak delta yaitu 1.910 kasus. Namun, pasien yang dirawat sebanyak 948 orang, jauh lebih sedikit dari puncak delta yaitu 2.263 kasus.

"Masyarakat diharapkan agar tidak menjadikan kasus konfirmasi sebagai patokan, karena perawatan pasien di rumah sakit menjadi poin penting yang menjadi fokus saat ini. Meski kasus di beberapa daerah lebih tinggi dari delta, pelayanan pasien rumah sakit harus tetap kondusif dan hanya untuk pasien sedang, berat, dan kritis," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Selasa (8/2).

Kebijakan Kementerian Kesehatan untuk memprioritaskan pasien bergejala sedang, berat, dan kritis serta yang memiliki komorbid saja yang dirawat di rumah sakit akan mampu mengurangi beban pelayanan kesehatan hingga 70%. Hingga Minggu (6/2) tercatat bahwa 356 pasien meninggal dan 42% dari mereka memiliki komorbid. Lalu 44% dari korban meninggal ialah lansia dan sebagian besar korban (69%) belum divaksinasi lengkap.

"Melengkapi vaksinasi terutama bagi lansia dan yang memiliki komorbiditas sangat dianjurkan, karena akan mengurangi dampak terberat saat terinfeksi covid-19. Selain itu menjaga protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) saat ini harus diperketat lagi demi mencegah penularan lebih jauh lagi," sebut dr. Nadia.

Selain itu, pasien tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan yang tidak perlu masuk rumah sakit, bisa dirawat dengan melakukan isolasi mandiri dan konsultasi dengan dokter melalui layanan telemedisin yang terintegrasi dengan Kemenkes. "Bekerja sama dengan penyedia layanan telemedisin, Kemenkes berkomitmen untuk memberikan layanan prima pada pasien isolasi mandiri di rumah dan menyiapkan obat gratis selama masa isolasi," terang dr. Nadia.

Baca juga: KemenPPPA: Pentingnya Memahami Pengasuhan Tanpa Kekerasan

Selain itu, bagi pasien OTG dan gejala ringan yang tidak memiliki ruangan untuk isolasi mandiri bisa melakukan isolasi terpusat di tempat yang sudah disediakan pemerintah seperti di RSDC Wisma Atlet, Rusun Nagrak, Ngawi, dan Pasar Rumput. Pemerintah daerah lain di seluruh Indonesia juga telah mempersiapkan tempat isolasi terpusat di daerah masing-masing yang sebelumnya sudah pernah dipersiapkan menghadapi lonjakan kasus delta 2021. (OL-14)

Baca Juga

Ist

Para Guru Harus Arahkan Anak Didik Cara Gunakan Teknologi Digital Secara Baik

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 05:49 WIB
Muhajir Sulthonul Aziz, S.Kom, M.I.Kom, mengatakan bahwa tugas sebagai tenaga pendidik, mampu untuk mengarahkan anak didik untuk bijak...
Ist

Kemenkominfo Ajak Masyarakat Bermedia Digital dengan Baik

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 00:01 WIB
Dr. Meithiana Indrasari, S.T., MM, mengtaakan di dalam dunia digital, digitalisasi budaya dalam jati diri kita dalam ruang digital tidak...
MI/SUSANTO

Jemaah Bersiap Melaksanakan Puncak Ibadah Haji Kamis Pagi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 23:30 WIB
Perjalanan haji dimulai dari maktab atau hotel jemaah tinggal, sudah mandi, berpakaian ihram dan niat haji kemudian diberangkatkan mulai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya