Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Yayasan Kompas Peduli Hutan (KOMIU) menyambut baik rencana Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Organisasi Riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menjadikan Taman Nasional Kepulauan Togean (TNKT) Sulawesi Tengah sebagai laboratorium riset.
"Negara memberikan kesempatan bagi cagar biosfer Kepulauan Togean menjadi objek penelitian dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan, dan ini sangat positif bagi kawasan konservasi," kata Direktur KOMIU Sulteng Givents.
Ia menjelaskan, Togean salah satu kawasan konservasi terdiri dari kawasan hutan dan daratan serta perairan yang dikelola Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Balai Taman Nasional Kepulauan Togean (BTNKT) berkedudukan di Kabupaten Tojo Una-una.
Oleh karena itu, dengan rencana tersebut maka semakin kaya data-data penelitian dari berbagai aspek. Dikabarkan, lembaga riset milik Pemerintah Pusat itu memulai kegiatannya tahun ini bekerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri melakukan berbagai riset.
"Artinya semakin banyak riset dilakukan maka semakin kaya pula data-data dihasilkan, olehnya hasil-hasil penelitian itu perlu dijadikan sebagai bahan pertimbangan kebijakan, terutama Pemerintah Daerah sebagai bentuk konsistensi menjaga kelestarian ekologi," kata Givents.
Ia juga menginginkan, hasil-hasil riset perlu disebarluaskan kembali kepada masyarakat dalam bentuk kesepakatan untuk menjaga kawasan atau spesies tertentu, apa lagi ada spesies terancam punah. "Kami berharap kehadiran LIPI beserta ilmuwan-ilmuwan luar negeri dapat memberikan satu dampak positif terhadap perbaikan lingkungan melalui kebijakan pemerintah serta meningkatkan kontribusi masyarakat dalam menjaga dan melindungi ekologi sebagai habitat satwa liar," kata Givents.
Menurutnya, keanekaragaman hayati atau variasi makhluk hidup mulai dari gen, spesies hingga ekosistem di di kawasan konservasi Kepulauan Togean masih terjaga, meskipun ada sejumlah kawasan mengalami kerusakan, salah satunya kerusakan terumbu karang akibat aktivitas manusia.
Dari catatan BTNKT, kawasan terumbu karang seluas 13.909 hektare, namun lebih dari 50 persen atau 8.345 hektare berstatus rusak, sementara 5.564 hektare sisanya berstatus sehat.
Tahun 2021, kawasan maritim Togean yang masuk wilayah konservasi telah diintervensi melalui transplantasi 13.200 bibit terumbu karang sebagai upaya pemulihan ekosistem laut. "Kami berharap tercipta kesinambungan antara pemerintah, ilmuwan dan masyarakat sehingga terbentuk satu kesatuan yang kokoh dalam memperkuat ekosistem alam, karena ekologi berperan penting terhadap makhluk hidup," demikian Givents. (Ant/OL-12)
Penelitian terbaru mengungkap penyu Kemp’s ridley sangat sensitif terhadap suara frekuensi rendah. Kebisingan kapal di pesisir kini jadi ancaman serius.
Ilmuwan temukan fenomena Marine Darkwaves, yakni kegelapan mendadak di dasar laut yang merusak ekosistem kelp dan terumbu karang.
Peneliti ungkap rahasia paus Beluga di Teluk Bristol bertahan dari inbreeding. Ternyata, strategi "berbagi pasangan" jadi kunci kesehatan genetik mereka.
Penelitian terbaru mengungkap gunung-gunung bawah laut atau seamount menjadi pusat kumpulan hiu dan predator besar. Namun habitat unik ini terancam overfishing dan trawl dasar.
Ilmuwan mengembangkan teknologi pendeteksi hiu martil langka melalui DNA lingkungan (eDNA) tanpa perlu menangkap hewan.
Jaringan Muro Lembata bertujuan merangkul segenap pemangku kepentingan untuk bergerak dalam konservasi pesisir dan ekosistem laut berbasis kearifan lokal (Muro).
PENCEMARAN pestisida di Sungai Cisadane dapat ditangani melalui restorasi ekosistem sungai lewat rehabilitasi zona riparian menurut peneliti BRIN
pencemaran Sungai Cisadane oleh pestisida dapat menimbulkan efek kesehatan. Meskipun air permukaan sungai itu bisa tampak jernih kembali, ada ancaman toksititas
Kepala BRIN Arif Satria terjunkan tim ahli untuk teliti dampak 20 ton pestisida di Sungai Cisadane. Warga dilarang gunakan air sungai demi kesehatan.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
Residu kimia yang masuk ke aliran sungai telah memicu kematian massal biota akuatik.
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved