Selasa 01 Februari 2022, 12:56 WIB

Satgas Covid-19 Kaji Rencana Pemangkasan Karantina bagi PPLN

Mediaindonesia.com | Humaniora
Satgas Covid-19 Kaji Rencana Pemangkasan Karantina bagi PPLN

ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Ilustrasi

 

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 sedang melakukan kajian terhadap rencana pemangkasan masa karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang tiba di Indonesia menjadi lima hari.

"Rencana itu (pemangkasan) sedang kami susun dan dikaji," kata Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander K Ginting yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Alexander membenarkan adanya rencana pemerintah memangkas masa karantina kedatangan seluruh PPLN yang awalnya tujuh hari menjadi lima hari.

Selain itu, seluruh PPLN pun wajib mendapat dosis lengkap vaksin primer sebagai syarat perjalanan masuk ke Indonesia.

Pertimbangan pemangkasan masa karantina salah satunya merujuk pada hasil penelitian global Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat yang menunjukkan masa inkubasi varian Omikron lebih singkat.

Alexander mengatakan selama ketentuan pemangkasan masa karantina menjadi lima hari masih dalam tahap penyusunan, maka PPLN yang datang ke Tanah Air masih diwajibkan melakukan karantina selama 7x24 jam.

Ketentuan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Satgas Covid-19 No. 02/2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi Covid-19 yang masih berlaku hingga saat ini.

Sementara itu hingga Senin (31/1) kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia masih mengalami tren penambahan harian 10.185 pasien dan 3.290 di antaranya sembuh dan 17 lainnya meninggal dunia.

Sedangkan total kasus Omikron di Tanah Air hingga saat ini berjumlah total 2.980 orang terdiri atas 1.601 PPLN, 1.039 non-PPLN dan 340 di antaranya dalam penyelidikan epidemiologi untuk mengetahui riwayat penularan.

Kementerian Kesehatan RI juga mengonfirmasi lima pasien Omikron yang didominasi kelompok lansia meninggal dunia karena terlambat memperoleh penanganan medis. (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

medcom.id

Penyebab Kifosis Berdasar Jenis, Apa Bisa Disembuhkan?

👤Mesakh Ananta DachiĀ  🕔Kamis 09 Februari 2023, 08:55 WIB
Kifosis adalah sebuah kelainan pada lengkungan tulang belakang yang membuat punggung bagian atas terlihat membungkuk atau bengkok melebihi...
MI/HO-komunitas kebaya Indonesia

Kolaborasi Menjaga Kebaya Di ASEAN

👤Muhamad Fauzi 🕔Kamis 09 Februari 2023, 08:25 WIB
DISELA-sela  Workshop lima negara ASEAN yang sedang menyusun naskah bersama untuk pengajuan kebaya ke UNESCO pada 7 -8 Februari,...
dok.ist

TGS Sumut Gandeng Majelis Taklim, Doakan Penyintas Gempa Turki - Suriah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 09 Februari 2023, 08:19 WIB
RELAWAN Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumut menggelar salat gaib, doa, dan zikir bersama jemaah Majelis Taklim Zikir Al-Hasanah untuk para...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya