Minggu 23 Januari 2022, 21:10 WIB

Guru Pertanyakan Sikap Pemerintah Mengambil Jalan Berisiko Padahal PTM Bisa Hybrid

M Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Guru Pertanyakan Sikap Pemerintah Mengambil Jalan Berisiko Padahal PTM Bisa Hybrid

Antara
Petugas menyemprotkan disinfektan di ruang kelas SMPN 252, Jakarta Timur, Kamis (13/1/2022), setelah satu siswa positif covid-19.

 

PERHIMPUNAN Pendidikan dan Guru (P2G) meminta kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) agar mengubah pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) 100% menjadi hybrid. Hal ini dikarenakan melonjaknya kasus positif covid-19 hingga 3.000 kasus per hari.

Kepala Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri mengatakan sejak awal P2G sudah merekomendasikan agar pemerintah tidak tergesa-gesa terkait PTMT 100% bahkan sejak awal menolak terselenggaranya PTMT 100% karena tidak mempertimbangkan kondisi di lapangan.

"Oleh karena itu usul kami agar PTMT bertahap, misal 50%, 75% dan kemudian 100%. Agar ada evaluasi dari setiap tahap sehingga tidak perlu ada ledakan sebaran covi- 19 di sekolah seperti sekarang," kata Iman saat dihubungi, Minggu (23/1).

Pelaksanaan secara hybrid menjadi alternatif agar pembelajaran tetap bisa berlangsung. Selain itu pembelajaran hybrid juga sudah dilakukan sepanjang 2020-2021.

"Salah satu contohnya Hybrid., kita sudah melakukannya tahun lalu dan saat ini tinggal dievaluasi kekurangannya. Jangan malah masalah Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) seolah-olah diselesaikan dengan PTMT 100% saja. Itu artinya kita tidak belajar dari pandemi yang kita hadapi ini," ungkap Iman.

Sehingga P2G berharap hybrid learning harus terap disosialisasikan dan diuji coba karena cara ini paling aman dilakukan. Hybrid tidak sepenuhnya tatap muka atau PJJ karena hanya setengah siswa yang bisa melakukan PJJ dan sisanya secara daring sehingga tidak ada kepadatan di ruang kelas dan lingkup sekolah.

"Namun jika pemerintah memaksakan PTMT 100% agar anak-anak tidak learning loss, saya kira itu kurang tepat karena hybrid juga ada PTM-nya. Lantas mengapa memilih jalan yang berisiko PTMT 100% padahal bisa Hybrid learning?" pungkasnya. (H-2)

Baca Juga

dok.ITB

Jengkel, FOM SBM ITB Somasi Rektor dan MWA ITB

👤Naviandri 🕔Senin 16 Mei 2022, 13:35 WIB
FORUM Orangtua Mahasiswa (FOM) SBM ITB melayangkan somasi kepada Rektor dan pimpinan Majelis Wali Amanat (MWA) ITB mempertanyakan solusi...
MI/Koresponden

KLHK Tingkatkan Antisipasi Karhutla di Sejumlah Wilayah

👤¬†Atalya Puspa 🕔Senin 16 Mei 2022, 11:54 WIB
BMKG mengungkapkan bahwa cuaca panas akan terjadi sepanjang Mei 2022. KLHK akan meningkatkan kewaspadaan munculnya kebakaran...
MI/ MOH IRFAN

Bali Bisa Jadi Percontohan Implementasi Pembanngunan Berkelanjutan

👤Atalya Puspa 🕔Senin 16 Mei 2022, 11:39 WIB
Menteri LHK Siti Nurbaya mengungkapkan bahwa Provinsi Bali bisa menjadi percontohan dalam aktualisasi sustainable developement dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya