Senin 29 November 2021, 21:25 WIB

Menghadang Ancaman Gelombang 3 dan Varian Omicron dengan Prokes

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Menghadang Ancaman Gelombang 3 dan Varian Omicron dengan Prokes

ANTARA/Oky Lukmansyah
RAZIA: Razia kartu vaksinasi covid-19 ke warga sebagai upaya mencegah penyebaran virus korona serta antisipasi munculnya gelombang ketiga.

 

LINGKUNGAN pendidikan saat ini diharapkan ektra hati-hati pada saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di tengah varian anyar omicron dan ancaman covid-19 gelombang ke tiga. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tetap meminta kepada sekolah dan masyarakat bahwa vaksinasi covid-19 menjadi salah satu syarat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di samping penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes).

"Namun pelaksanaan PTM terbatas bukan ranah kami (IDAI), termasuk tetap dilaksanakan tanpa vaksinasi bukan keweanangan IDAI. Kami  hanya merekomendasikan agar bisa dilakukan PTM, anak-anak diimunisasi covid-19 terlebih dahulu," kata Ketua Umum IDAI Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) dalam konferensi pers daring IDAI, Senin (29/11).

Piprim menambahkan pemberian vaksinasi pada anak tentu harus diiringi dengan pelaksanaan protokol kesehatan dan adanya peraturan yang jelas. Selain itu, ruang kelas lebih terbuka (sirkulasi udaranya) serta tidak boleh ada siswa atau pendidik yang sakit. Jika ada yang bergejala, lanjutnya, harus langsung dilakukan tracing dan treatment agar penularan tidak terjadi.

IDAI menyarankan agar pemerintah juga memerhatikan perlu adanya imunisasi anak selain covid-19. Alasannya, jika hanya fokus pada imunisasi covid-19 dan imunisasi wajib lainnya tertunda maka akan mengurangi imunitas anak.

Untuk itu, IDAI meminta dukungan dari semua stakeholder dan IDAI cabang untuk sama-sama menyukseskan imunisasi Kejar di samping imunisasi covid-19 agar anak Indonesia bisa tumbuh optimal dan tidak terpapar covid-19.

Di kesempatan yang sama, Ketua UKK Infeksi & Penyakit Tropis IDAI Anggraini Alam mengatakan pelaksanaan PTM di tengah ancaman gelombang 3 dan varian omicron adalah dengan harus melaksanakan protokol kesehatan. Meski terdengar klise namun efektivitas mencegah penularan covid-19 sangat efektif.

"Vaksinasi bukan satu-satunya hal yang bisa mencegah infeksi covid-19. Jadi protokol kesehatan ini kita pegang secara disiplin. Mudah-mudahan dengan adanya pandemi ini membuat anak dan orang tua lebih disiplin," pungkasnya. (H-1)

Baca Juga

Dok. R Wisnu Nurcahyo

Konsorsium Peduli Gajah

👤R Wisnu Nurcahyo 🕔Kamis 27 Januari 2022, 06:10 WIB
GAJAH sumatra tersebar di tujuh provinsi yaitu Aceh, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, dan...
Dok. R Wisnu Nurcahyo

Menyelamatkan Gajah Sumatra

👤R Wisnu Nurcahyo 🕔Kamis 27 Januari 2022, 06:00 WIB
GAJAH merupakan spesies asli Nusantara yang sekaligus satwa kebanggan...
Antara

Mencapai Net Zero Emission 2030-2035 Mengunakan Teknologi Nuklir

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Rabu 26 Januari 2022, 22:32 WIB
Dewasa kini stigma negatif yang timbul di masyarakat tentang nuklir memang masih...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya