Sabtu 27 November 2021, 11:00 WIB

Ini Tugas dan Fungsi HRD di Perusahaan

Febby Saraswati | Humaniora
Ini Tugas dan Fungsi HRD di Perusahaan

Pexels
Ilustrasi

 

HRD merupakan kependekan dari Human Resources Development yang mempunyai arti sebagai manajemen sumber daya manusia. SDM atau tenaga kerja menjadi asset berharga dalam perusahaan. Seorang HRD harus mampu melindungi perusahaan dari berbagai masalah yang bisa saja muncul pada nagkatan kerja.

HRD juga membutuhkan sertifikasi HRD untuk mengelola tugas dan tanggung jawabnya agar dapat memaksimalkan produktivitas para karyawan. Sertifikasi HRD bertujuan agar pegawai mampu bekerja, selalu menjaga komitmen serta semangat dalam bekerja.

Fungsi HRD yaitu:

1. Melaksanakan Rekrutmen dan Seleksi Karyawan Baru

Tugas HRD adalah mencari calon karyawan yang berpotensi dan sesuai dengan kualifikasi supaya dapat ditempatkan pada posisi yang telah ditentukan.

Baca juga: Ini Beda Personalia dan HRD

Umumnya proses seleksi dilakukan mengirim CV terlebih dahulu oleh para calon pegawai. 

Jika lolos, seorang HRD akan memberikan tes atau wawancara (interview) untuk seleksi selanjutnya. 

Pekerjaan sebagai HRD harus dapat menganalisa apakah calon tersebut benar–benar memiliki kompetensi yang dibutuhkan perusahaan atau tidak.

2. Memberikan Pelatihan dan Pengembangan Pada Karyawan 

Maksudnya adalah seorang yang memiliki sertifikat HRD harus bisa memberikan pelatihan tentang pekerjaan atau job desk yang dibutuhkan oleh para karyawan.seperti memberikan arahan kepada karyawan agar sesuai dengan visi misi perusahaan, serta menjamin dari pengembangan mutu para pegawai di dalam perusahaan tersebut.

3. Memberikan Perlindungan dan Kompensasi Kepada Karyawan

Seorang HRD harus bisa memberikan perlindungan sepenuhnya kepada seluruh karyawan.

HRD wajib memperhatikan kesejahteraan para pegawai perusahaan, salah satunya adalah besaran gaji atau upah yang sesuai dengan kinerja dan tanggung jawab yang sudah dibebankan kepada tenaga kerja.

Selain itu juga, pekerjaan HRD bisa juga mempertimbangkan rentang waktu karyawan yang sedang bekerja dan menentukan besaran gaji yang akan diberikan. Hal ini pun terlihat dari loyalitas yang dimiliki oleh karyawan terhadap perusahaan.

Bagaimana jika ingin menjadi HRD?

Jika melihat dari kriteria pada berbagai lowongan kerja, HRD setidaknya adalah lulusan D3 manajemen atau psikologi.

Rata-rata perusahaan yang menerima seorang HRD adalah dari pendidikan jurusan Psikologi, baik lulusan S1 maupun S2. Ini karena proses psikotes rekruitmen hanya bisa dilakukan oleh orang dengan latar belakang psikologi.

Namun, beberapa perusahaan saat ini mulai menggunakan kriteria penerimaan HRD dari semua jurusan seperti hukum dan manajemen.

Biasanya, lulusan hukum yang berkarier di bidang HRD akan berfokus pada aspek-aspek hukum yang ada pada kepegawaian seperti menyusun kontrak kerja karyawan.

Sementara itu, lulusan manajemen akan lebih berfokus pada aspek-aspek administrasi dari HRD. Mulai dari absensi, pemeliharaan database, hingga payroll karyawan. (Ant/OL-1)

Baca Juga

DOK LLDikti Wilayah II

LLDikti Wilayah III Dorong PTM di Perguruan Tinggi DKI

👤Widhoroso 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 21:12 WIB
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III mendorong perguruan tinggi di Jakarta segera menggelar pembelajaran tatap...
AFP

Kemenkes: Dua Pasien Positif Omikron Meninggal Dunia

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 20:26 WIB
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mencatat adanya dua pasien konfirmasi positif omikron meninggal...
ANTARA

Pembangunan Infrastruktur Jokowi Berhasil Tingkatkan Koneksi Antarwilayah

👤Widhoroso 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 19:40 WIB
PEMBANGUNAN infrastruktur yang digencarkan Presiden Joko Widodo terbukti mampu meningkatkan konektivitas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya