Rabu 17 November 2021, 15:24 WIB

Indonesia kembali Terima 1,2 Juta Dosis Vaksin Donasi Pemerintah Australia

Mediaindonesia.com | Humaniora
Indonesia kembali Terima 1,2 Juta Dosis Vaksin Donasi Pemerintah Australia

MI/Susanto.
Usman Kansong.

 

INDONESIA kembali menerima donasi vaksin AstraZeneca dari pemerintah Australia. Kali ini, dalam kedatangan tahap ke-123, vaksin AstraZeneca yang tiba di Tanah Air berjumlah 1,2 juta dosis vaksin jadi.

Menurut Direktur Asia Timur dan Pasifik Kementerian Luar Negeri Santo Darmosumarto, dukungan kerja sama vaccine dose sharing dari Australia ini merefleksikan kuatnya Kemitraan Strategis Komprehensif RI-Australia. "Harapannya kerja sama ini akan berkontribusi bagi upaya memperkuat pemulihan ekonomi di kedua negara, termasuk guna memulai kembali perjalanan dua arah antarperbatasan," ujar Santo, Rabu (17/11).

Sebelumnya, pemerintah Australia telah beberapa kali mengirimkan donasi vaksin kepada Indonesia. Di antaranya pada Rabu 20 Oktober 2021 dan Kamis 11 November 2021. Masing-masing juga berjumlah 1,2 juta dosis.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong menambahkan, kerja sama antarnegara-negara di dunia sangatlah penting dalam upaya penanganan covid-19 yang telah memakan sangat banyak korban jiwa. "Untuk itu, pemerintah Indonesia sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah Australia atas kedatangan vaksin ini," ujar Usman. "Hal ini sekaligus menunjukkan dekat dan eratnya hubungan kedua negara tetangga ini, termasuk dalam upaya penanganan pandemi."

Usman juga mengatakan, jelang akhir tahun, pemerintah Indonesia akan makin meningkatkan upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi, sehingga target yang telah dicanangkan bisa tercapai. Bersamaan dengan itu, masih menurut Usman, pemerintah tak lupa mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

Baca juga: Kebijakan dan Sistem Kesehatan Perlu Diselaraskan Baik Nasional dan Lokal

"Salah satu yang perlu diwaspadai yakni mengurangi peningkatan mobilitas pada akhir tahun. Agar tidak terjadi pengalaman buruk di tahun lalu, yaitu meningkat tajamnya penularan akibat mobilitas tinggi saat liburan," kata Usman. (RO/OL-14)

Baca Juga

organicfacts.net

Dua Dokter Berkolaborasi Mengubah Standar Kecantikan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 21:28 WIB
Kami ingin mengubah sudut pandang orang nggak ada yang instan dan cantik nggak harus...
ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Lima Provinsi Penyumbang Kasus Harian Covid-19 Terbanyak

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 21:10 WIB
DKI Jakarta menjadi provinsi penyumbang kasus terbanyak dengan jumlah 104 orang. Terdiri dari 92 kasus penularan lokal dan 12 kasus dari...
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Banyak CPNS Mengundurkan Diri, Sosiolog: Lulusan Terbaik Enggan jadi PNS

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 19:58 WIB
Budaya kerja birokrasi yang penuh penyimpangan anggaran serta sistem karir yang politis dan kolusi juga menurutnya menjadi faktor...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya