Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK memperingati Hari Sumpah Pemuda, DPP Garda Pemuda NasDem menginstruksikan kepada seluruh Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) yang ada di seluruh penjuru Indonesia untuk menggelar PSP Berderma II atau Pemuda Siaga Pandemi Bersama Donor Darah dan Plasma Jilid II.
Agenda itu merupakan kelanjutan kegiatan kemanusiaan PSP Berderma I yang diselenggarakan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-76.
Kegiatan PSP Berderma itu bertujuan membantu PMI dan masyarakat Indonesia, khususnya yang memerlukan donor darah dan plasma, yang sejak pandemi covid-19 melanda, terjadi penurunan jumlah pendonor darah yang signifikan, sedangkan kebutuhan donor darah tetap tinggi.
Baca juga: Sumpah Pemuda Momentum Kaum Muda Perkuat Kontribusi Untuk Bangsa
Demikian juga dengan ketersediaan donor plasma konvalesen yang hanya sekitar 1% dari kebutuhan dan menurut PMI, hingga saat ini, ketika penderita covid-19 di Indonesia sudah menurun, permintaan akan plasma konvalesen pun masih ada, yang berarti bahwa kebutuhan donor plasma masih ada di Indonesia.
"Kami berharap momentum Hari Sumpah Pemuda tahun ini menjadi ajang untuk generasi muda dalam mengaktualisasikan dirinya, memberikan kontribusi nyata di bidang kemanusiaan untuk bangsa dan masyarakat Indonesia yang masih berjuang untuk keluar dari pandemi covid-19 ini,” ujar Ketua Umum Garda Pemuda NasDem, Prananda Surya Paloh, dalam keterangan resmi, Jumat (29/10).
Ia mengatakan masing-masing DPW GP NasDem di setiap daerah mempunyai cara mereka sendiri untuk mengajak sebanyak-banyaknya masyarakat untuk ikut melakukan donor di kegiatan PSP Berderma II ini.
Cara-cara tersebut di antaranya seperti, melibatkan generasi milenial dan Gen-Z untuk terlibat di kegiatan PSP Berderma II, mengajak kerjasama kelurahan-kelurahan setempat untuk melakukan kegiatan donor darah di kelurahan mereka dengan tujuan dapat memudahkan masyarakat untuk berdonor.
Selain itu, lanjut Prananda, terjalin pula kerja sama dengan organisasi-organisasi kepemudaan setempat dan komunitas-komunitas untuk ikut berdonor, menyiapkan paket sembako dan berbagai hadiah doorprize menarik untuk para pendonor.
Pria yang juga Anggota Komisi I DPR RI ini berharap gerakan ini tidak hanya untuk generasi muda Indonesia, tetapi juga masyarakat Indonesia seluas-luasnya.
“Generasi muda adalah generasi penerus bangsa di mana masa depan Indonesia ada ditangan mereka, untuk itu sudah selayaknya menjadikan momen Sumpah Pemuda ini spesial dengan menyukseskan PSP Berderma II di Indonesia,” lanjutnya.
PSP Berderma II ini diselenggarakan di 30 Provinsi di Indonesia mulai dari Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Lampung, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat hingga Papua Barat.
Sebelumnya, pencapaian dari kegiatan PSP Berderma I berhasil mengumpulkan sekitar 2.451 kantong darah merah dan sekitar 237 kantong Plasma Konvalesen dari 30 DPW yang tersebar di penjuru Indonesia.
Koordinator Nasional PSP Berderma, Duwi Pratiwi, menyebutkan bahwa pada PSP Berderma II ini, GP NasDem bisa lebih melibatkan banyak masyarakat dan pemuda -pemudi Indonesia untuk berpartisipasi bersama menjadi pahlawan bangsa dengan ikut serta berdonor darah atau plasma konvalesen.
“Dengan makin banyak peran serta masyarakat dalam melakukan kegiatan kemanusiaan ini, maka makin luas pula manfaat yang dapat diterima oleh mereka saudara-saudara kita yang membutuhkan donor darah dan plasma konvalesen ini,” jelas Duwi. (OL-1)
Karyawan Media Group mengikuti donor darah kerjasama dengan PMI dan melakukan pemiksaan Mini MCU yang dibantu petugas medis dari Hermina Hospital Daan Mogot di kantor Media Indonesia, Jakarta.
MENTERI Agama, Nasaruddin Umar, menjelaskan melakukan donor darah sebelum memasuki bulan suci Ramadan memiliki manfaat besar bagi ketersediaan stok darah.
KEHADIRAN teknisi pelayanan darah yang kompeten harus terus didorong demi mendukung kedaulatan kesehatan nasional.
Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Komando Distrik Militer (Kodim) 0723/Klaten menyelenggarakan donor darah dan pengobatan gratis dalam rangka memeringati Hari Juang TNI AD Tahun 2025.
Kegiatan donor darah ini memberikan dukungan penuh membantu pusat-pusat kesehatan di Tiongkok yang kekurangan stok darah.
SETIAP 28 Oktober 1928, para pemuda dari berbagai penjuru Nusantara berikrar untuk bersatu: Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa, Indonesia.
Dulu perjuangan dilakukan dengan bambu runcing dan pena, kini perjuangan itu menuntut transformasi ekonomi, kemandirian finansial, dan keadilan sosial.
Menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini menjadi langkah penting dalam membangun generasi muda yang peduli dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan kembali pentingnya pemulihan kawasan Puncak sebagai hulu DAS Ciliwung yang menopang kehidupan di wilayah hilir.
Momentum ini menjadi titik temu antara penegakan hukum, pelestarian lingkungan, tanpa melupakan sisi anugerah alam yang bisa dijadikan sumber mata pencaharian masyarakat.
Dalam sejarah, Sumpah Pemuda 1928 dapat dibaca sebagai upaya membangun imajinasi kolektif di bawah kondisi keterpecahan dan penindasan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved