Senin 25 Oktober 2021, 17:34 WIB

Sandiaga Jadi Pengunjung Pertama Desa Wisata Nglanggeran Pasca-Penutupan

mediaindonesia.com | Humaniora
Sandiaga Jadi Pengunjung Pertama Desa Wisata Nglanggeran Pasca-Penutupan

Ist
Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

MENTERI Pariwsata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menjadi pengunjung pertama di Desa Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang telah ditutup selama 1,5 tahun.

Desa Wisata Nglanggeran memiliki wisata edukasi berbasis wisata alam, budaya dan edukasi dari kearifan Gunung Api Purba. Desa Wisata Nglanggeran bahkan pernah dinobatkan sebagai Desa Wisata Terbaik ASEAN pada tahun 2017 dengan konsep CBT (Community Based Tourism). 

Saat tiba di Desa Wisata Nglanggeran, Senin (25/10), Mas Menteri, Sapaan Menparekraf, bersama rombongan disambut tarian reog khas Nglanggeran. Sandi juga menikmati tarian reog yang dibawakan oleh warga Desa Nglanggeran yang rata-rata berprofesi sebagai petani.

Dengan pekerjaan utama sebagai petani, para penari reog hanya tampil untuk menyemarakkan Desa Wisata Nglanggeran saat waktu senggang.

Dengan mengenakan blangkon, Sandi menikmati tarian reog tersebut. Bahkan di ujung atraksi tarian. Mas Menteri turun untuk bersalaman dan mengucapkan terima kasih atas sambutannya.

Sebagai apresiasi, Menparekraf juga memberikan saweran kepada 15 orang penari tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih, dan saya juga mau bilang mohon bersabar karena sebentar lagi semua wisata akan dibuka. Sehingga ekonomi desa akan kembali normal,” katanya. 

Usai penampilan tarian reog, Mas Menteri yang memilki hobi olah raga diajak untuk tracking Gunung Api Purba dengan menaiki 100 anak tangga dan melihat sejarah yang tersimpan di dalamnya.

Mas Menteri melanjutkan jalan yang mentrun dan menuju ke area Embung Nglanggeran menggunakan PaJeRo (Panas Njebo Njero). PaJerTo merupakan alat transportasi wisata khas Nglanggeran sama seperti kendaraan yang ada di film “Thilik, Ibu Tejo" yang sempat viral tahun lalu.

Sandi juga mengatakan bahwa Desa Wisata Nglanggeran ini menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang Internasional Best Tourism Village yang digelar Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO).

Bahkan sebelum menjadi nominasi ajang UNWTO, Desa Wisata Nglanggeran telah meraih banyak penghargaan baik nasional maupun internasional, salah satunya ialah terpilih menjadi desa wisata berkelanjutan terbaik dalam ajang yang Kemenparekraf bersama 12 desa wisata yang lain di Indonesia.

“Saya meminta Prof Azriel selaku dewan Juri ADWI (Anugerah Desa Wisata Indonesia) 2021 untuk membina dan mendukung desa ini di UNWTO go international,” tukasnya.(RO/OL-09)

Baca Juga

Dok Kemendikbud-Ristek

Akhir Perjalanan Panjang RS Harapan Depok

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 25 Mei 2022, 07:20 WIB
Bangunan RS Harapan Depok awalnya merupakan gedung pemerintahan kolonial yakni Kantor Dewan Kotapraja Depok atau Kantoor van Het...
Dok. Kemenko PMK

Mitigasi Bencana, Menko PMK Lakukan Penanaman 10 Juta Pohon Mangrove di 34 Provinsi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:37 WIB
Adapun aksi penanaman mangrove pada GPDRR 2022 merupakan momentum dukungan PBB terhadap komitmen Indonesia dalam pengurangan risiko bencana...
Dok. Kemenparekraf

Perkuat Kampanye Sadar Wisata, Kemenparekraf Gelar Training of Trainer untuk Desa Wisata

👤Meediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 23:22 WIB
Perubahan tren di kenormalan baru pariwisata bergeser dari pariwisata berbasis kuantitas ke pariwisata berbasis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya