Kamis 14 Oktober 2021, 11:02 WIB

Sebanyak 64 Juta Orang di Indonesia Tak Punya Akses Cuci Tangan

Atalya Puspa | Humaniora
Sebanyak 64 Juta Orang di Indonesia Tak Punya Akses Cuci Tangan

ANTARA/ARIF FIRMANSYAH
Sejumlah anak mengikuti peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Tahun 2020 di Taman Eskpresi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/10/2020)

 

BERDASARKAN data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2020, sebanyak 1 dari 4 orang masyarakat Indonesia tidak memiliki fasilitas cuci tangan di rumahnya. Jumlah ini merupakan 25% dari populasi atau 64 juta orang Indonesia tidak memiliki akses cuci tangan.

Selain fasilitas cuci tangan pakai sabun (CTPS) di rumah, ada juga beberapa tempat yang harus ada fasilitas tersebut, antara lain sekolah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan tempat-tempat umum seperti mal, pasar tradisional, dan taman.

Hari CTPS menjadi momentum masyarakat dalam mencegah penularan berbagai penyakit. Melalui tema ‘Masa Depan Kita di Tangan Kita – Mari Beraksi Bersama Untuk Membuat CTPS Nyata Bagi Semua’ mengingatkan masyarakat global akan pentingnya sanitasi bersih dalam kehidupan sehari-hari.

Baca jugaPemerintah dan TNI AD Wajib Berperan Aktif Menangkal Hoaks

Salah satu penularan covid-19 dan penyakit lainnya terjadi karena virus atau bakteri yang menempel pada tangan. Cuci tangan pakai sabun (CTPS) merupakan salah satu cara untuk mencegah penularan tersebut.

Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Vensya Sitohang mengatakan mencuci tangan dengan sabun adalah cara termurah dan paling efektif untuk menghentikan penularan covid-19 dan akan tetap menjadi tindakan pencegahan.

Selain covid-19, CTPS dapat menurunkan penyakit diare hingga 30% dan ISPA hingga 20%. Dua penyakit tersebut merupakan penyebab utama kematian anak balita di Indonesia.

“Untuk menghentikan penularan covid-19 dan mencegah wabah di masa depan, semua orang di manapun harus melakukan praktik CTPS,” kata Vensya dalam konferensi pers secara virtual Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Rabu (13/10).

Akses terhadap fasilitas CTPS harus disertai dengan perilaku CTPS yang benar, yakni setiap orang harus mencuci tangan dengan sabun secara teratur, setiap saat kritis, dan mengikuti teknik mencuci tangan yang benar.

Tak hanya itu, lanjut Vensya, akses terhadap air sanitasi dan kebersihan adalah hak asasi manusia. Setiap orang harus memiliki akses air minum yang aman dan toilet bersih, serta fasilitas kebersihan yang aman.

Untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut, Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia mengadakan Gerakan CTPS di 10.000 lokus. Ketua Umum PP Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia Arif Sumantri mengatakan gerakan tersebut bertujuan memberikan edukasi pada masyarakat dari suatu perilaku sederhana yang dapat berdampak besar.

“Gerakan tersebut menyampaikan informasi bahwa tangan yang bersih dapat menyelamatkan nyawa dan mencegah penyakit menular lainnya,” ucap Arif. (H-3)

Baca Juga

ANTARA/ SEPTIANDI PERDANA

Tanah Longsor Membawa Korban Tiga Warga Saat Melintas di Deli Serdang

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 10:00 WIB
BPBD menginformasikan arus lalu lintas tidak dapat dilalui oleh kendaraan, baik dari arah Medan ataupun Berastagi. Selain itu, kondisi...
ANTARA/Fauzan

NasDem Kritik Aturan Tes PCR untuk Penumpang Pesawat

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 10:00 WIB
Kebijakan tersebut tidak memiliki korelasi dengan kebijakan pemerintah sebelumnya seperti kebijakan vaksin dan kebijakan pelevelan...
Ist

Pegadaian Syariah Beri Santunan Rp 2 Miliar untuk Masyarakat dan Tenaga Kesehatan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 09:53 WIB
Program Merdeka 2021 merupakan kegiatan yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pegadaian Syariah untuk meringankan beban masyarakat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya