Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kementerian PPPA, Lenny N. Rosalin mengatakan masih adanya sejumlah kendala akan minimnya akses perempuan dalam ekonomi digital.
"Yang pertama, tentu digital infrastruktur, terutama daerah terpencil 3T, ini masih menjadi tantangan pembangunan digital di Indonesia," terangnya saat wawancara dengan Media Indonesia, Kamis (7/10).
Selain itu lanjut Lenny, masalah lain adalah tentang kepemilikan perempuan atas benda digital yang masih terbatas. Menurutnya, saat ini sudah banyak para perempuan yang ingin bergerak dalam hal ekonomi digital, khsusunya di usaha mikro kecil menengah di masyarakat.
Baca juga: Indonesia Kembali Kedatangan Stok Vaksin Pfizer
"Dalam hal kepemilikan smartphone ini angkanya jauh tertinggal dari laki lak, padahal dari penguasaan usaha mikro kecil menengahnya yang banyak perempuan," terangnya.
Menurut data yang disampaikan oleh Lenny, penduduk perempuan Indonesia yang menggunkan smartphone pada tahun 2018 70,5% sementara, dan untuk laki-laki 77%. Sedangkan pada tahun 2020, Perempuan diangka 75,5% dan laki laki 81,6%.
"Nah sekarang menggunakan belum tentu memiliki, kalo kita melihat data yang memiliki tahun 2018 sudah 57,2%, tahun 2020 perempuan 57,5%, jadi ini bicara tentang gender gap penggunaan dan kepemilikan handphone," ujarnya.
"Memang masih minim, tapi kami memilki data, bahwa 48% UMKM yang menggunakan internet untuk penetrasi pasar di era pandemi ini, 54% adalah perempuan, ini berarti banyak perempuan yang melakukan peluang tersebut," pungkas Lenny.
Baca juga: Komisi VIII DPR Apresiasi Mensos Selesaikan Kerumitan Bansos dengan Cepat
Country Director Microsave Consulting, Grace Retno Wati mengatakan pihaknya sejak tahun 2017 telah bekerja sama dengan Kementerian Sosial dalam melakukan evaluasi PKH dan BPNT.
"Dalam Studi yang kita lakukan, yang baru kami lakukan pada 2020 mengenai akses kepemilikan HP ini, setidaknya dari seluruh penerima PKH ini hanya 11% ini notabene semuanya atas nama perempuan," terangnya.
Lebih lanjut Grace mengatakan, dampak pandemi covid-19 di low income segment, setidaknya ada sekitar 36% dari pemilik usaha ber gender perempuan, yang melakukan diversifikasi produk dan layanan dibandingkan laki-laki.
"Kemampuan mereka beradaptasi dengan perubahan yang ada dan juga pemanfaatan teknologi mereka lebih agile, tetapi dalam sisi akses mereka masih sangat terbatas, Untuk bisa melibatkan perempuan secara aktif di digital, tentunya program desain kebijakan yang dibuat harus inklusif gender dan memperhatikan persoalan akses dan gap terkait digital devide ini untuk prempuan, agar angka digital devide ini semakin kecil," pungkasnya. (H-3)
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor digital kini berkedudukan sebagai mesin ketiga (third engine) pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski pembayaran nontunai kian dominan, pelaku industri menilai ketersediaan uang tunai tetap menjadi elemen penting.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Pemerintah tengah bersiap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), gelombang pendataan nasional yang menjadi fondasi penting dalam membaca denyut ekonomi Indonesia
Kebutuhan masyarakat terhadap akses internet kini setara dengan kebutuhan pokok, namun kenyataannya layanan tersebut masih belum dapat dinikmati secara merata.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membongkar praktik aborsi ilegal di sebuah apartemen di Jakarta Timur yang telah beroperasi sejak 2023.
Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menjelaskan bahwa sinergi ini penting untuk mendorong partisipasi perempuan dalam politik yang lebih baik.
Prevalensi yang mengalami sunat perempuan masih sangat tinggi meskipun terjadi penurunan dari 50,5 persen pada tahun 2021 menjadi 46,3 persen pada tahun 2024.
Program First Click yang berfokus pada pencegahan, penanganan, dan advokasi kebijakan perlindungan anak di ranah digital.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus penculikan anak yang terjadi belakangan ini.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi meninjau aktivitas anak-anak di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved