Senin 04 Oktober 2021, 17:33 WIB

PPKM Level Lanjut Dua Pekan ke Depan

Fetry Wuryasti | Humaniora
PPKM Level Lanjut Dua Pekan ke Depan

MI/Insi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan

 

SITUASI Pandemi Covid-19 terus menunjukkan perbaikan selama dua minggu belakangan ini. Kasus konfirmasi nasional turun 98% dan Kasus konfirmasi jawa bali juga menunjukan penurunan hingga 98,7% dari puncaknya pada 15 juli lalu.

Dengan penanganan dan pengendalian pandemi yang cukup baik, berhasil mendorong Peningkatan Kinerja Industri Manufaktur yang cepat. PMI Manufaktur Indeks Indonesia pada bulan September mencapai 52,5. Kinerjanya juga menjadi salah satu yang terbaik di Asean. Terkendalinya pandemi Covid-19 juga mendorong pemulihan konsumsi yang cepat.

"Berdasarkan data survei yang kami peroleh, indeks nilai belanja provinsi Jawa Timur, DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta juga sudah mendekati kondisi pra pandemi," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers update Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (4/10).

Pemerintah masih akan memberlakukan penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level dalam dua minggu ke depan, dengan beberapa penyesuaian.

Pertama, pembukaan pusat kebugaran/fitness centre dengan kapasitas maksimal 25% dengan pemberlakuan protokol kesehatan ketat dan screening pada aplikasi Peduli Lindungi pada wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bandung raya, Solo raya, Semarang raya, Yogyakarta, dan Surabaya raya.

Baca juga : Target Vaksinasi Meleset, 23 Kota/Kabupaten Kembali ke PPKM Level 3

Kedua, counter makanan dan minuman di dalam bioskop diperbolehkan buka. Namun kapasitas bioskop tetap diberlakukan 50%. Hal ini akan berlaku untuk kota-kota level 3, 2 dan 1.

"Nanti akan kami lihat seminggu ke depan. Kalau ada perbaikan, nanti akan kami kembangkan lagi. Jadi semua kami lakukan bertahap, bertingkat, berlanjut. Kami tidak ingin tiba-tiba sesuatu tidak terkendali terjadi," kata Luhut.

Bandara Ngurah Rai Bali akan dibuka untuk internasional pada tanggal 14 Oktober 2021 selama memenuhi ketentuan dan persyaratan mengenai karantina, test, dan kesiapan satgas.

"Setiap penumpang kedatangan internasional harus punya bukti booking hotel untuk karantina minimal 8 hari dengan biaya sendiri," kata Luhut.

Beberapa negara yang dibuat akses kedatangan ke Indonesia seperti Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, Abu Dhabi, Dubai, dan Selandia Baru.

Selain itu juga dibuka kembali kompetisi Basket remaja Honda DBL di Jakarta dan Surabaya.

"Risiko peningkatan kasus masih tinggi dan dapat terjadi sewaktu-waktu. Maka harus terus waspada dan berhati-hati. Tidak bereuforia berlebihan yang akhirnya mengabaikan segala bentuk protokol kesehatan," kata Luhut. (OL-2)

 

Baca Juga

Antara

Mencapai Net Zero Emission 2030-2035 Mengunakan Teknologi Nuklir

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Rabu 26 Januari 2022, 22:32 WIB
Dewasa kini stigma negatif yang timbul di masyarakat tentang nuklir memang masih...
Dok. Kalbis Institute

Sesuaikan Kebutuhan Industri, Kalbis Institute Ubah Kurikulum dan Tambah Konsentrasi di Prodi Akuntansi 

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 26 Januari 2022, 22:30 WIB
Saat ini Program Studi Akuntansi Kalbis Institute memiliki beberapa konsentrasi seperti Accounting & Tax, Auditing, Digital Business...
Dok. Pribadi

Rayakan Hari Gizi dan Makanan Nasional, Putri Habibie Gelar Kelas Praktik Memasak Ikan Patin 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 26 Januari 2022, 22:12 WIB
Kegiatan itu juga merupakan bagian dari program utama Yayasan Berdaya Putri Habibie yang bertajuk “Pangan Lokal Bergizi”...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya