Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr. Daeng M Faqih, SH, MH, menilai Revisi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran (UU Dikdok) harus betul-betul menjamin masyarakat miskin bisa sekolah kedokteran dan menjadi dokter.
Pembiayaan kuliah bidang kedokteran yang terkenal mahal yang selama ini hanya bisa dijangkau oleh orang-orang memiliki uang.
"Hal ini perlu perhatian betul dan perubahan. Sehingga orang miskin dengan kemampuan lebih dan tekad yang kuat memiliki kesempatan yang sama untuk jadi dokter," kata Ketua Umum PB IDI.
"Jadi orang miskin harus bisa sekolah kedokteran dan orang miskin harus bisa jadi dokter. UU ini harus memperhatikan hal itu agar ada kesempatan yang sama," kata Daeng saat dihubungi, Kamis (30/9).
Kemudian rekrutmen mahasiswa kedokteran harus proposional sehingga orang yang berasal dari daerah 3T harus memiliki kuota khusus atau afirmasi. Nantinya sekaligus distribusi dokter di daerah-daerah tertinggal menjadi baik.
Anak-anak yang pintar bisa sekolah kedokteran ketika sudah menjadi dokter bisa mengabdi ke kampung asal. Dengan demikian, distribusi para dokter di daerah-daerah menjadi baik.
"Tapi daerah-daerah itu harus dikasih porsi yang bagus nah itu lah pemerintah harus turun tangan terkait hal-hal seperti itu karena ini berkaitan dengan distribusi dokter untuk pelayanan kesehatan," ujar Daeng.
Menurut Daeng, sehingga dua poin tersebut menjadi penting dalam revisi UU ini sehingga ada perubahan dan sama rata setiap masyarakat memiliki kesempatan untuk menjadi dokter.
"Pada UU eksisting harus belum kuat dan harus dikuatkan karena persoalan distribusi kesehatan dan biaya kedokteran masih menjadi masalah yang berulang," ucapnya.
Selain itu, belajar dari pandemi Covid-19 dan untuk menjawab kekurangan dokter spesialis maka harus ada pembahasan regulasi percepatan produksi dokter spesialis. (Iam/OL-09)
PENDIDIKAN bisa jadi merupakan salah satu konsep dan aktivitas yang paling kompleks serta multidimensional dalam sejarah manusia.
BAGAIMANA pendidikan dapat tetap berjalan ketika banjir merenggut kelas, fasilitas, bahkan rasa aman?
Institusi pendidikan tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah dinamika dunia yang bergerak cepat.
Universitas Pembangunan Jaya menggelar seminar internasional membahas peran AI dalam transformasi pendidikan tinggi bersama akademisi Indonesia, Malaysia, dan Taiwan.
SELAMA puluhan tahun, Indonesia terjebak dalam delusi bahwa mutu pendidikan bisa ditingkatkan hanya dengan menyuntikkan dana ke sekolah atau mengganti label kurikulum
Sekretaris Kabinet menjelaskan bahwa anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sesuai amanat konstitusi.
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Perguruan tinggi sebagai pengampu pendidikan tinggi disebut harus bisa melakukan berbagai terobosan dan penguataan kelembagaan agar berdampak nyata bagi masyarakat.
Tahun 2024 Study Abroad Aide menempatkan USK tersebut di tangga 22 persen kampus terbaik dunia kategori universitas tujuan mahasiswa internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved