Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Indofood Sukses Makmur memberikan bantuan dana riset kepada 62 peneliti milenial dari 48 perguruan tinggi melalui program Indofood Riset Nugraha (IRN) periode 2021/2022.
Bantuan itu diberikan kepada mahasiswa yang sedang melakukan riset sebagai syarat menyelesaikan pendidikan tingkat sarjana.
Penyerahan bantuan dana ditandai dengan Penandatanganan Kontrak Kerjasama Program IRN 2021/2022 yang berlangsung secara daring, Rabu (29/9).
Tidak hanya menerima dana, para peneliti milenial ini juga akan mendapatkan coaching clinic, pendampingan dan bimbingan dari Tim Pakar IRN.
Direktur PT Indofood CBP Sukses Makmur sekaligus Ketua Program IRN Suaimi Suriady yang juga Ketua Program IRN mengatakan pandemi yang berlangsung lebih dari satu tahun telah melahirkan inovasi di berbagai bidang termasuk pangan.
Pandemi justru mampu mengembangkan potensi lain dari sumber pangan yang bermanfaat bagi kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan Covid-19.
Program IRN tahun 2021 mengangkat tema "Penelitian Milenial Pangan Fungsional Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal pada Era Pandemi Covid-19" yang ternyata peminatnya sangat banyak. Terbukti usulan yang masuk mencapai 400 proposal dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia dan jumlahnya meningkat jika dibandingkan pada 2020 sebanyak 296 proposal.
Sejak pertama kali diluncurkan pada 2006, Program IRN telah menerima sekitar 5.411 proposal dan mendanai 867 penelitian mahasiswa.
Baca juga : Menteri LHK: Indonesia Berkomitmen untuk Jaga Kelestarian Sumber Daya Air
Penerima dana IRN memiliki kewajiban untuk menyelesaikan risetnya dalam waktu maksimal 1 tahun. Tim Pakar IRN akan mendampingi dan membimbing peneliti milenial untuk memantau perkembangan riset, tantangan maupun kendala yang dihadapi melalui dua tahapan audit.
Disamping itu, program IRN juga memberikan pelatihan-pelatihan soft skill yang diperlukan khususnya dalam membangun karakter peneliti muda yang tangguh.
Usai penandatanganan Kontrak Kerjasama penerima dana IRN periode 2021/2022 langsung mengikuti coaching clinic dari Tim Pakar yang diketuai oleh Prof Purwiyatno Hariyadi melalui daring.
Pada kesempatan yang sama, IRN juga memberikan anugerah bagi empat mahasiswa sebagai Peneliti Terpilih Program IRN periode 2020/2021.
Penilaian diberikan berdasarkan lima kriteria penelitian yaitu pelaksanaan riset, mutu riset, teknik presentasi, penguasaan materi dan sikap peneliti. Mereka adalah Nandita Ika Qothrunada dari Universitas Jend. Soedirman, Vina Antania Yapceh dari Universitas Jember, Suparman dari Universitas Mataram, dan Laeli Lutfiani dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta. Semua Peneliti Terpilih mendapatkan hadiah berupa Laptop
"Menjadi bagian dari Indofood Riset Nurgaha 2020-2021 adalah kesempatan berharga yang saya dapatkan. Dari IRN saya banyak mendapatkan insight baru mengenai penelitian langsung dari Tim Pakar yang ahli di bidangnya. Suatu kehormatan besar bisa mendapatkan review serta saran dari Tim Pakar sehingga men-develop penelitian saya menjadi lebih baik. Tak menyangka bahwa dari penelitian skripsi ini saya bisa mendapatkan coaching dan pengalaman penelitian yang mendorong saya untuk terus berkarya. Tak hanya itu, dari IRN, relasi dengan teman-teman peneliti unggul di seluruh Indonesia pun tercipta. Terima kasih IRN!," ungkap Laeli Lutfiani salah seorang Peneliti Terpilih saat menceritakan pengalamannya menjadi penerima dana IRN.
Kesempatan menjadi Peneliti Terpilih juga terbuka bagi peserta IRN tahun ini. "Kami berharap apresiasi seperti ini akan lebih memotivasi dan memacu peneliti milenial melakukan upaya terbaiknya meski masih di era pandemi. Dengan menggabungkan ide segar yang inovatif dan kemampuan milenial beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, kami yakin mereka mampu menghasilkan riset unggul serta terobosan bagi pengembangan pangan Indonesia menuju kemandirian pangan dan gizi nasional," tutup Suaimi. (Ant/OL-7)
Selain memberikan bantuan secara finansial, Daesang juga berkomitmen dalam peningkatan kapasitas mahasiswa agar siap menghadapi dunia professional.
Dinara saat ini berada di Amerika Serikat sebagai penerima beasiswa penuh (full scholarship) dari Kedutaan Besar AS melalui program pertukaran pelajar.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Program beasiswa "Glow and Lovely Bintang Beasiswa" telah berjalan selama sembilan tahun, menerima lebih dari 18.000 aplikasi pada tahun ini.
Beasiswa tersebut diberikan kepada sejumlah anak anggota yang memenuhi kriteria, dari sisi prestasi akademik.
KETUA Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia, Rina Fatimah, menyebut pihaknya berkomitmen memperluas akses informasi beasiswa kepada masyarakat Indonesia.
Peneliti menemukan bahwa batu permata yang memiliki nilai jauh lebih rendah bisa memberikan petunjuk penting untuk mengetahui apakah ada kemungkinan berlian
Sang peneliti Dr. Widiastuti Setyaningsih dari Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian,Fakultas Teknologi Pertanian meraih Ristek Kalbe Science Award (RKSA) 2025.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Penelitian yang diterbitkan di Global Change Biology, meneliti hampir 30.000 spesies amfibi, burung, mamalia, dan reptil. Studi ini mengkaji bagaimana peristiwa panas ekstrem
Seiring planet mendingin, para ilmuwan memperkirakan mantel akan berkembang menjadi lapisan-lapisan berbeda dengan komposisi kimia yang berbeda, seperti bagaimana jus beku
Para peneliti sudah lama memperkirakan bahwa perubahan iklim dapat menimbulkan ancaman bagi pika di bagian barat Amerika.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved