Rabu 22 September 2021, 21:28 WIB

Tujuh Juta Orang Meninggal per Tahun karena Polusi Udara

Mediaindonesia.com | Humaniora
Tujuh Juta Orang Meninggal per Tahun karena Polusi Udara

AFP/Omar Torres.
Kota Meksiko.

 

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) memperkuat pedoman kualitas udara pada Rabu (22/9). Badan itu mengatakan polusi udara sekarang menjadi salah satu ancaman lingkungan terbesar bagi kesehatan manusia karena menyebabkan tujuh juta kematian dini per tahun.

Dikatakan tindakan mendesak diperlukan untuk mengurangi paparan polusi udara. Peringkat penyakitnya setara dengan merokok dan makan yang tidak sehat.

"WHO telah menyesuaikan hampir semua tingkat pedoman kualitas udara ke bawah, memperingatkan bahwa ada peningkatan level yang baru dikaitkan dengan risiko yang signifikan terhadap kesehatan," katanya. "Mematuhi pedoman bisa menyelamatkan jutaan nyawa."

Pedoman tersebut bertujuan melindungi masyarakat dari dampak buruk polusi udara dan digunakan oleh pemerintah sebagai acuan standar yang mengikat secara hukum.

Badan kesehatan PBB terakhir mengeluarkan pedoman kualitas udara atau AQGs pada 2005. Pedoman itu memiliki dampak signifikan pada kebijakan pengurangan polusi di seluruh dunia.

Namun, WHO mengatakan dalam 16 tahun sejak itu, bukti yang jauh lebih kuat telah muncul. Itu menunjukkan polusi udara berdampak pada kesehatan dalam konsentrasi yang lebih rendah daripada yang dipahami sebelumnya.

Baca juga: Proyek Bahan Bakar Fosil Raih Dana Lebih Besar daripada Udara Bersih

"Bukti yang terkumpul cukup membenarkan tindakan untuk mengurangi paparan populasi terhadap polutan udara utama, tidak hanya di negara atau wilayah tertentu tetapi dalam skala global," kata organisasi itu. (AFP/OL-14)

Baca Juga

Medcom

Waspada Long Covid-19, Ini yang Harus Diperhatikan Penyintas

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 14:18 WIB
Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Akademik UGM Siswanto mengungkapkan bahwa perlu dilakukan pemantauan selama 12 minggu sejak munculnya...
Dok.Unpad

Globalisasi jadi Peluang Mendorong Bahasa Lokal Mendunia

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 14:16 WIB
Pemakaian bahasa menjadi lebih beragam di era globalisasi. Selain bahasa Inggris yang digunakan untuk kemudahan akses informasi, ada arus...
Antara

Curah Hujan Meningkat karena La Nina, BNPB Minta Masyarakat Waspada

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 14:15 WIB
KEMUNCULAN fenomena La Nina dapat memicu terjadinya peningkatan curah hujan dan menyebabkan bencana...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya