Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bekasi terus menggencarkan aksi vaksinasi massal demi mencapai herd immunity pada sejumlah lokasi di seluruh kelurahan di Kota Bekasi. Diantaranya vaksinasi massal dosis pertama vaksin buatan Amerika Serikat, Pfizer di Stasiun Kranji, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.
"Vaksinasi dosis pertama jenis pfizer di Stasiun Kranji bekerjasama dengan Pengelola Stasiun Kranji dari PT KAI dan Puskemas Kranji," kata Kepala Puskesmas Kranji Dr Nita Anggraeni Purnomo, Senin (20/9).
Ia menjelaskan, program vaksinasi di Stasiun Kranji dibantu oleh tenaga medis dari puskemas Kranji, staff PT KAI, dan tim Diskominfo Kota Bekasi. Selain itu turut memantau langsung Lurah Kranji Akbar Juliando.
Nita mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi dosis pertama pfizer di Stasiun Kranji diperuntukkan bagi masyarakat umum di atas usia 12 tahun. Vaksinasi tidak hanya ditujukan bagi masyarakat yang berdomisili di Kelurahan Kranji, namun juga untuk para staff atau petugas di Stasiun Kranji.
Baca juga : Cakupan Vaksinasi Lansia Masih 27,4%
"Kami beserta Kelurahan Kranji, menggelar vaksinasi di Stasiun Kranji dosis pertama pfizer untuk masyarakat umum, baik warga Kranji, di luar warga Kranji, lalu para petugas di stasiun, akan kami fasilitasi. Cukup dengan membawa fotocopy KTP, untuk di bawah 17 tahun tunjukkan fotocopy KK, kami terima dan kami layani," jelas Nita.
Sementara Lurah Kranji Akbar Juliando mengatakan vaksinasi digelar di stasiun sebagai salah satu cara untuk memperluas jangkauan warga untuk divaksin. Terlebih lagi pelaksanaan vaksinasi di Stasiun Kranji juga terbuka untuk umum bukan hanya warga Kranji, demi mencapai target 70% warga tervaksin atau herd immunity di Kota Bekasi.
"Dengan kami buka lokasi vaksinasi di Stasiun Kranji, diharapkan akan menjangkau masyarakat lebih luas dan lebih banyak lagi. Karena ini merupakan tempat umum dimana mobilitas sangat tinggi dan juga sebagai salah satu cara untuk memacu pemenuhan target herd immunity di Kota Bekasi," pungkasnya.(OL-2)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Menjelang Ramadan, kegiatan bersih-bersih masjid mulai marak dilakukan warga untuk menyiapkan tempat ibadah yang lebih higienis dan nyaman.
Penerapan tarif telah disepakati bersama antara Pemkot Bekasi, Organisasi Angkutan Darat (Organda), dan para sopir angkot.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan bayi yang ditemukan di sebuah apartemen Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (9/2), dinyatakan meninggal dunia.
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved